Penyerangan Novel Baswedan Mengarah Pembunuhan Berencana, KPK Terima Laporan Investigasi

Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi menyebut penyerangan itu diduga kuat merupakan upaya pembunuhan berencana terhadap Novel Baswedan.

Penyerangan Novel Baswedan Mengarah Pembunuhan Berencana, KPK Terima Laporan Investigasi
TribunJakarta.com/ Gerald Leonardo Agustino
Novel Baswedan terlihat berjalan ke kediamannya di Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta Utara, selesai salat subuh Jumat (27/7/2018) pagi ini. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan, penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), masih menjadi misteri hingga saat ini.

Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi menyebut penyerangan itu diduga kuat merupakan upaya pembunuhan berencana terhadap Novel Baswedan.

Dugaan tersebut tertuang dalam laporan investigasi kasus penyerangan Novel Baswedan yang diserahkan Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi kepada pimpinan KPK, Selasa (15/1/2019).

"Hasil yang kami sajikan ini bukan hal asing bagi teman teman di internal KPK. Saya yakin itu (teror) tidak hanya kepada pimpinan tetapi juga penyidik, penyelidik, dan seluruh pekerja di KPK. Ini bukan hal yang asing," ucap Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Asfinawati di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa.

Asfinawati menjelaskan laporan tersebut dibagi menjadi beberapa bagian.

"Pertama, pendahulan menjelaskan bagaimana pemantauan di lapangan metode, dan lain lain," ungkap Asfinawati.

Pihaknya mendapat temuan serangan tersebut patut dicurigai sebagai pembunuhan berencana karena ada beberapa indikator.

Pertama, motif serangan, modus atau pola serangan, dampak, dan pelaku.

Kedua, Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi meyakini pembunuhan berencana itu bertujuan menghalangi upaya pemberantasan korupsi atau obstruction of justice.

"Ini bukan hal spesial di Indonesia. Ini bukan hal baru, bukan hal yang asing, dan tidak heran menimpa KPK," terangnya.

Halaman
1234
Editor: ade mayasanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved