Breaking News:

Targetkan 100 Ribu Pengunjung, Pemkot Jakut Gelar Gebyar SMK 23-24 Januari 2019

Direncanakan, kegiatan itu akan berlangsung di Plaza Barat, Kantor Wali Kota Jakarta Utara selama dua hari pada tanggal 23 dan 24 Januari mendatang.

Editor: Erik Sinaga
Istimewa/Dok. Kominfotik Jakarta Utara
Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim saat memimpin rapat koordinasi persiapan Gebyar SMK Jakarta Utara di Ruang VIP, Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Rabu (16/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Afriyani Garnis 

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Sejumlah produk unggulan hasil kreativitas para siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dari 50 sekolah di wilayah Jakarta Utara akan ditampilkan dalam kegiatan Gebyar SMK Jakarta Utara 2019.

Direncanakan, kegiatan itu akan berlangsung di Plaza Barat, Kantor Wali Kota Jakarta Utara selama dua hari pada tanggal 23 dan 24 Januari mendatang.

Bentuk kegiatannya meliputi pameran, pentas seni dan talkshow dan ditargetkan akan menarik pengunjung hingga 100 ribu orang.

Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim mengataka, kegiatan Gebyar SMK perlu disupport melalui keterlibatan semua unsur dan pihak swasta untuk memajukan dunia pendidikan.

"SMK melatih skill anak didik yang kemudian menjadi tenaga terlatih. Kegiatan ini perlu kita support dan keterlibatan dari semua unsur termasuk pihak swasta sangat dibutuhkan untuk bersama-sama memajukan dunia pendidikan," ujar Ali di Ruang VIP, Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Rabu (16/1/2019).

Disebutkan,  tujuan diadakannya kegiatan tersebut adalah memberikan edukasi kepada masyarakat umum tentang produk-produk yang dihasilkan oleh siswa SMK di wilayah Jakarta Utara.

Selain itu juga memberikan wawasan mengenai pembelajaran di SMK bagi siswa SMP, menyediakan sarana unjuk prestasi bagi siswa SMK baik berupa produk unggulan maupun kreativitas.

Selanjutnya, memberikan motivasi kepada siswa SMK untuk terus berkreasi di bidangnya masing-masing.

Update Model Fashion SMK Baranangsiang 5 Hari Setelah Tewas: Nasib Mantan Pacar dan Pria Baru

Siswi SMK Tuban Menghilang, Keluarga Cari ke Rumah Pacarnya yang Anak Punk

Kasudin Pendidikam Wilayah I Jakarta Utara, Budi Sulistioni mengatakan, pendidikan di tingkat SMK dan SMA disiapkan pemerintah untuk menghasilkan penerus bangsa yang berkualitas.

"SMK itu outputnya peserta didik berhasil terserap di dunia kerja. Sedangkan SMA lebih mengarah kepada bagaimana lulusannya bisa diterima di perguruan tinggi negeri dan swasta. Keduanya disiapkan pemerintah untuk mendidik anak-anak agar menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas," jelas Budi.

Ia menyampaikan, Gebyar SMK Jakarta Utara sebagai wadah untuk memperkenalkan hasil karya siswa SMK sehingga dapat memotivasi peserta didik lainnya.

"Mereka akan lebih bersemangat lagi menciptakan berbagai inovasi yang sesuai dengan bidang keahliannya masing-masing," harapnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved