Breaking News:

Kreatif! Kelurahan Pulau Tidung Manfaatkan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau untuk Tanam Pohom

Lurah Pulau Tidung, Cecep Suryadi menjelaskan, total abu vulkanik yang dimanfaatkan sebagai media tanam berjumlah 27 karung.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Erik Sinaga
Istimewa: Dok. Kelurahan Pulau Tidung
Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau dimanfaatkan jadi media tanam di Pulau Tidung. (Istimewa: Dok. Kelurahan Pulau Tidung). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KEPULAUAN SERIBU SELATAN - Pihak Kelurahan Pulau Tidung mempunyai cara tersendiri dalam memanfaatkan material abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang sempat mencemari perairan pulau itu.

Alih-alih dibuang, abu vulkanik dimanfaatkan sebagai media untuk penanaman berbagai jenis pohon.

Lurah Pulau Tidung, Cecep Suryadi menjelaskan, total abu vulkanik yang dimanfaatkan sebagai media tanam berjumlah 27 karung.

Cecep mengatakan, pemanfaatan abu vulkanik sebagai media tanam dilakukan karena selama ini media tanam di Pulau Tidung mesti didatangkan dari daratan Jakarta.

"Tadinya mau dijadiin urukan tapi saya pikir sayang, akhirnya saya coba untuk dimanfaatkan jadi media tanam, media tanam di Pulau Tidung kan susah, harus didatangkan dari darat, ya sudah saya manfaatkan," kata Cecep, Kamis (16/1/2019).

Cecep menuturkan ujicoba penanaman pohon menggunakan abu vulkanik telah dilakukan sepekan belakangan.

Media tanam dibuat dengan pencampuran antara abu vulkanik dan pupuk kandang.

"Pohon yang ditanam misalnya lidah buaya, kayu angin, jahe merah dan lain-lain. Alhamdulillah diujicoba seminggu, tumbuh semua, nggak ada yang layu. Saya pikir itu alternatif saja daripada dibuang untuk tanak urukan, saya jadikan media tanam," beber Cecep.

Cecep mengatakan, sebelum dimanfaatkan sebagai media tanam, abu vulkanik mesti direndam dulu selama lima menit.

Proses perendaman akan menghilangkan kadar garam yang terkandung dalam abu vulkanik, usai terbawa ke Pulau Tidung melalui lautan.

30 Kubik Sampah Dikumpulkan Usai Gerebek Sampah di Pulau Tidung

I Love You, Spot Foto Selfie Baru Dekat Jembatan Cinta Pulau Tidung

Penampakan Terkini Gunung Anak Krakatau, Puncak Raib hingga Air Laut Berwarna Oranye

"Lalu saya campur dengan kompos gitu, perbandingannya satu banding satu. Lalu tinggal dimasukin ke tanaman pohon yang ingin kita tanam," jelasnya.

Cecep menambahkan penanaman pohon dengan media tanam abu vulkanik dilaksanakan oleh 20 orang dari anggota PKK dan petugas PPSU Kelurahan Pulau Tidung.

Sebelumnya, pada Rabu (26/12/2018) lalu, material vulkanik berupa abu dari Gunung Anak Krakatau pertama kali ditemukan mencemari sejumlah perairan Kepulauan Seribu, salah satunya Pulau Tidung.

Abu vulkanik mencemari perairan Kepulauan Seribu lantaran terbawa arus dari Selat Sunda, usai terjadinya aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved