Breaking News:

Pilpres 2019

Sebut Bakal Jadikan Jokowi Bebek Lumpuh, Amien Rais Diduga Telah Langgar Kampanye Pemilu

Ucapan Amien Rais akan menjadikan Presiden Joko Widodo bebek lumpuh jika Prabowo-Sandi menang masuk kategori pidana pemilu.

Editor: Y Gustaman
Youtube Kompas TV
Amien Rais ingatkan KPU bekerja profesional dalam menjalankan tugasnya di Pemilu 2019. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Amien Rais meyakini pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menjadi pemenang Pilpres 2019.

"Insya Allah dengan doa dan usaha kita, pada Magrib 17 April 2019 kita akan adakan syukuran dan Prabowo-Sandi akan dilantik 20 Oktober 2019," ucap Amien Rais dalam diskusi 'Refleksi Malari, Ganti Nakhoda Negeri?” yang digelar Seknas Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (15/1/2019).

Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) itu optimistis capres dan cawapres 02 ini menjadi pemenang jika tak ada kecurangan.

Amien Rais lalu melanjutkan, pihaknya akan menjadikan Jokowi sebagai bebek lumpuh karena kalah dari Prabowo-Sandi.

“Selama rentang waktu 17 April sampai 20 Oktober 2019 itu kita jadikan Pak Joko Widodo seperti bebek lumpuh, karena sudah pasti kalah" kata Amien Rais.

"Jangan berbuat macam-macam yang bisa rugikan pemerintahan selanjutnya,” sambung dia dilansir Warta Kota.

Wido Darma, anggota Jaringan Advokat Pengawas NKRI (JAPRI), menduga Amien Rais telah melanggar kampanye pemilu dengan menyebut akan menjadikan Jokowi bebek lumpuh.

"Ungkapan yang disampaikan oleh Amien Rais sebagaimana tersebut di atas merupakan ungkapan sarkasme yang menghina dan provokatif," ungkap Wido pada Kamis (17/1/2019). 

Hal tersebut diatur didalam ketentuan Pasal 280 ayat (1) jo Pasal 521 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum jo Pasal 20 dan Pasal 21 Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No 23 tahun 2018 tentang Kampanye Pemilihan Umum.

Dikatakan Wido, ucapan Amien Rais dapat menimbulkan konfik horisontal di tengah masyarakat.

Jaringan Advokat Pengawal NKRI berharap ke depan materi kampanye disampaikan dengan semangat menjunjung tinggi Pancasila dan UUD 1945.

Caranya, menjaga dan meningkatkan moralitas agama dan jati diri bangsa, meningkatkan kesadaran hukum dengan memberikan Informasi yang benar dan menjalin komunikasi yang sehat antarpeserta kampanye.

"Sehingga Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden dapat kita lalui bersama dengan damai, bermartabat dan tidak memecah belah NKRI yang kita cintai," imbuh dia.

Sebelumnya, Amien Rais di forum yang sama akan mendorong gerakan massa menggempur KPU RI jika terbukti curang.

“Awas, KPU jangan sampai berbuat kecurangan. Kalau memang terbukti kita akan turun bersama-sama menggempur KPU,” ancam dia.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved