Breaking News:

Polisi Tetapkan 2 Tersangka Kericuhan Penertiban PKL di Tanah Abang

Polisi menetapkan dua tersangka dalam aksi kericuhan saat penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Tanah Abang pada Kamis (17/1/2019).

Penulis: Leo Permana
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TribunJakarta.com/Leo Permana
Sejumlah warga yang melintasi trotoar di Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (18/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Leo Permana

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Polisi menetapkan dua tersangka dalam aksi kericuhan saat penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Tanah Abang pada Kamis (17/1/2019).

Sebelumnya, polisi mengamankan tiga orang yang diduga provokator

Kapolsek Tanah Abang AKBP Lukman Cahyono mengatakan dua orang tersangka itu berinisial EW (28) dan SE (54).

"Dua dari tiga orang yang diperiksa sudah tersangka, keduanya berprofesi sebagai wiraswasta (pedagang)," kata Lukman pada wartawan, Jumat (18/1/2019).

Ia menjelaskan berdasarkan hasil pemeriksaan, dua orang itu terbukti memprovokasi PKL lainnya untuk menolak penertiban.

Keduanya juga terbukti melakukan tindakan melawan petugas, karena adanya pelemparan batu dan gagang besi ke petugas Satpol PP.

"(Peran dua tersangka) melawan petugas dan memprovokasi PKL," lanjut Lukman.

Oleh karena itu, keduanya dijerat Pasal 212 KUHP tentang perbuatan melawan hukum dengan ancaman hukuman 1 tahun 4 bulan.

Saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut pada satu orang lainnya untuk mengetahui adanya kemungkinan penambahan tersangka.

Diberitakan sebelumnya, bentrokan antara PKL dan petugas satpol PP terjadi di kawasan Tanah Abang, Kamis (17/1/2019) pukul 10.00 WIB.

Tanggapi PKL Tanah Abang Ngamuk, Anies Baswedan Ingin Suasana Kondusif Jelang Peresmian Skybridge

Sederet Fakta Rusuh di Tanah Abang: Banyak Preman Terlibat saat PKL Lawan Anggota Satpol PP

Kericuhan terjadi karena para PKL mempertanyakan area larangan berjualan tidak boleh lagi ditempati, hal itu membuat omset mereka turun.

Atas kejadian tersebut, polisi mengamankan tiga orang yang diduga provokator dalam kericuhan tersebut.

Serta juga barang bukti yang di antaranya berupa batu dan mobil petugas yang ditimpuk batu.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved