Breaking News:

Dinilai Kurang Efektif, Warga Sekitar RPTRA Kalijodo Pertanyakan Keberadaan JPO Jelambar Barat

JPO Jelambar Barat sendiri berada di Jalan Pangeran Tubagus Angke dan hanya berjarak sekitar 800 meter dengan RPTRA Kalijodo.

TribunJakarta/Novian Ardiansyah
JPO Jelambar Barat di Jalan Pangeran Tubagus Angke. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Novian Ardiansyah

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMBORA- Keberadaan jembatan penyeberangan orang (JPO) Jelambar Barat dipertanyakan oleh sebagian warga yang berada di sekitar RPTRA Kalijodo.

Mereka menilai, keberadaan JPO tersebut kurang efektif lantaran dibangun di tempat yang minim dengan lalu lalang orang menyeberang.

Menurut warga, pembangunan JPO baru seperti JPO Jelambar Barat akan lebih efektif jika dibangun di depan RPTRA Kalijodo.

JPO Jelambar Barat sendiri berada di Jalan Pangeran Tubagus Angke dan hanya berjarak sekitar 800 meter dengan RPTRA Kalijodo.

"Iya kenapa juga dibangunnya di sana, karena yang lebih ramai orang nyeberang di RPTRA Kalijodo. Kalau dibangunnya di sana itu kan jarang orang menyeberang. Sayang-sayang gak efektif," tutur Wahyono seorang warga di sekitar RPTRA Kalijodo, Sabtu (19/1/2019).

Pantauan TribunJakarta.com di JPO Jelambar Barat memang tampak sepi dari lalu lalang pejalan kaki yang menyeberang. Hanya ada beberapa warga saja yang menyeberang melalui JPO tersebut.

Menurutnya, pembangunan JPO di depan RPTRA Kalijodo sangat dibutuhkan. Karena banyak sekali baik pengunjung atau warga yang berlalu lalang menyeberang setiap harinya.

"Kalau Sabtu sama Minggu itu sudah pasti ramai, anak-anak sama ibu-ibu kalau mau nyeberang kasihan nunggu lama karena kendaraan di sini ngebut-ngebut, jadinya susah kalau nyeberang," kata Wahyono.

"Petugasnya juga jarang ada, jarang bantu untuk nyeberangin. Saya kalau lihat, saya bantu. Apalagi ini zebra cross-nya juga tidak ada lampu peringatan untuk menyeberang kan," sambungnya.

Hal senada pun disampaikan oleh Cipto, warga lainnya yang berada di sekitar RPTRA Kalijodo.

Warga saat menyebrang melalui zebra cross di depan RPTRA Kalijodo di Jalan Pangeran Tubagus Angke.
Warga saat menyebrang melalui zebra cross di depan RPTRA Kalijodo di Jalan Pangeran Tubagus Angke. (TribunJakarta/Novian Ardiansyah)

"Kalau saya cenderung lebih memilih dibangun di sini jembatannya karena kayanya lebih tepat, lebih manfaat dibanding di sebelah sana di Jelambar," ujarnya.

Pembangunan JPO di Jalan Pangeran Tubagus Angke depan RPTRA Kalijodo, kata Cipto, sangat diperlukan dan dibutuhkan oleh warga.

Belum Beroperasi, Lift JPO Jelambar Barat Masih Tunggu Kesiapan Petugas

Ada Petugas yang Berjaga, Fasilitas Lift di JPO Jelambar Barat Dibuka Jumat Pekan ini

Terlebih untuk menghubungkan antara RPTRA Kalijodo dengan Masjid Al Mubarakah yang berada di seberangnya.

"Mungkin kalau cuma satu jembatan nanti bisa dibangun lagi di sini. Atau bisa juga jembatan yang berada di depan Pasar Jembatan Dua dipindah atau dibangun di sini karena kondisinya yang sekarang juga sudah lama dan sempat rusak kemarin," tuturnya.

Penulis: Novian Ardiansyah
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved