Banjir Rob Setinggi 80 Cm Genangi Kampung Kerang Muara Angke

Banjir rob menggenangi wilayah Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Senin (21/1/2019).

TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Banjir rob di Kampung Kerang Muara Angke, Senin (21/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Banjir rob menggenangi wilayah Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Senin (21/1/2019).

Salah satu titik yang tergenang banjir rob cukup parah ada di Kampung Nelayan atau Kampung Kerang RT 06/RW 022 Muara Angke, Kelurahan Pluit.

Pantauan TribunJakarta.com, banjir dengan kedalaman sebetis orang dewasa menggenangi kawasan yang daratannya terbuat dari kulit kerang tersebut.

Khalil (51), salah seorang warga yang tinggal di sana mengatakan bahwa banjir rob sudah mulai terjadi sejak lima hari belakangan.

Menurutnya, sejak lima hari ini, rob terparah ada pada hari ini.

"Tanggal 16 Januari udah mulai ada. Mulainya pagi, itu lima hari yang lalu itu pagi sekitar jam 6.00 WIB udah muncul. Hari ini paling parah. Bisa juga masih dua hari lagi masih lebih tinggi," kata Khalil ketika ditemui di rumahnya.

Khalil mengatakan, jangka waktu kedatangan rob berbeda-beda sejak lima hari belakangan.

Menurut dia, pada waktu rob pertama muncul, air datang pada sekira pukul 6.00 WIB. Namun, di hari-hari berikutnya, rob muncul lebih lambat dari biasanya, begitu pula waktu surutnya.

Selain itu, kedalaman rob juga bertambah sejak lima hari belakangan.

Khalil menuturkan, kedalaman terparah juga terjadi hari ini, yakni 80 sentimeter.

"Pas pertama jam 6.00 WIB udah muncul, dia datang kenceng berhenti sekitar jam 8.00 WIB. Jam 8 itu baru ada penyurutan. Besok begitu lagi, tambah dalam. Mulai lagi setengah 7, nambah lagi jam 7, terus jam 7 lewat. Hari ini jam 8 baru muncul," kata Khalil.

Banjir Rendam Dapur Umum Korban Tsunami Selat Sunda di Labuan

Banjir Rob di Kawasan Pelabuhan Nizam Zachman Muara Baru Menyulitkan Warga

Khalil menyebutkan, sebelumnya rob muncul pada periode bulan November 2018. Setelah itu, rob belum muncul lagi sampai separah bulan ini.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved