Edy Rahmayadi Mundur, Menpora Tegaskan PSSI Harus Cepat Tangani Mafia Bola

Ia justru mendesak PSSI agar semakin gencar dan serius dalam membenahi permasalahan sepakbola nasional.

Edy Rahmayadi Mundur, Menpora Tegaskan PSSI Harus Cepat Tangani Mafia Bola
Dok: Kemnpora
Menpora Imam Nahrawi saat menghadiri Kongres XIX Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Kongres XVIII Ikatan Pelajar Putri Nahdhatul Ulama (IPPNU) di Ponpes KHAS Kempek, Kabupaten Cirebon pada Minggu (23/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNJAKARTA.COM - Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, menegaskan mundurnya Edy Rahmayadi sebagai ketua umum PSSI tidak akan menghentikan perang terhadap pengaturan skor dalam sepakbola Indonesia. 

Ia justru mendesak PSSI agar semakin gencar dan serius dalam membenahi permasalahan sepakbola nasional.

"Pertama-tama, saya ingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pak Edy Rahmayadi atas kerja keras dan dedikasinya selama menjabat sebagai ketua umum PSSI," ucap Menpora Imam Nahrawi.

Keputusan Edy Rahmayadi mundur sebagai ketua umum dalam Kongres PSSI 2019 di Bali pada 20 Januari 2019 berarti Joko Driyono, selaku anggota paling senior dalam tubuh PSSI, akan menjabat sebagai pelaksana tugas ketua umum hingga Kongres Luar Biasa digelar. 

Meski membutuhkan waktu transisi, Imam Nahrawi meminta PSSI agar tidak membuang-buang waktu.

Permasalahan sepakbola Indonesia sudah terlalu rumit karena dibiarkan selama puluhan tahun belakangan. 

Apalagi, PSSI tidak berdiri sendiri. Ada Satgas Anti-Mafia Sepakbola dari pihak kepolisian yang telah bekerja dengan cepat dan luar biasa. Kemenpora pun selalu siap memberikan bantuan demi kemajuan sepakbola nasional.

Borneo FC Kaget Edy Rahmayadi Mundur, PSM Makassar Nilai Wasit Jadi Biang Masalah di Setiap Laga

Edy Rahmayadi Mundur, Sesmenpora: PSSI Harus Segera Berbenah

"PSSI harus segera melakukan identifikasi permasalahan-permasalahan sepakbola Indonesia agar tidak berlarut-larut dan menjadi masalah sistemik yang menghambat perkembangan sepakbola di Indonesia," tutur Menpora.

"Saya pikir kuncinya adalah keterbukaan. Sudah ada beberapa anggota PSSI yang ditetapkan sebagai tersangka pengaturan skor. Pembenahan ini harus semakin dikeraskan. Tidak perlu malu untuk mengajak pihak lain bekerja sama jika ingin benar-benar serius berbenah," tambah dia.

Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved