Ombudsman Sebut Preman di Tanah Abang Alami Kerugian Pasca Dibangun Skybridge

Pasalnya, pengurangan PKL di Jatibaru telah menyebabkan berkurangnya pendapatan yang sebelumnya diperoleh dari para pedagang tersebut

Ombudsman Sebut Preman di Tanah Abang Alami Kerugian Pasca Dibangun Skybridge
TribunJakarta.com/Anisa Kurniasih
Suasana pengunjung di Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) atau skybridge Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (10/12/2018) 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Ketua Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya Teguh P Nugroho mengatakan bahwa hadirnya Jembatan Penyebrangan Multiguna (JPM) atau skybridge Tanah Abang yang juga difungsikan untuk mewadahi para PKL telah mengurangi pendapatan para preman.

"Ini kan data lama ya (ada preman), jadi para pedagang itu existing di situ. Ya jadi mereka bayar ke preman itu sebelumnya," kata Teguh saat dikonfirmasi, Senin (21/1/2019).

Menurut Teguh, ada sekitar 650 pedagang di Jalan Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat yang sudah terdata oleh ombudsman.

Dari ke 650 pedagang tersebut 446 diantaranya kini telah naik ke JPM dan 50 lainnya dipindah ke Blok F.

Teguh menilai, hal itu telah mengusik preman.

Pasalnya, pengurangan PKL di Jatibaru telah menyebabkan berkurangnya pendapatan yang sebelumnya diperoleh dari para pedagang tersebut.

"Jadi bisa bayangkan, dari dulu yang ada 500 pedagang yang bayar ke preman sekarang mereka bayar ke PD Sarana Jaya," kata Teguh.

"Nah kemudian muncul pedagang baru di Jalan Jatibaru yang kemudian mengklaim sebagai PKL Jatibaru. Padahal waktu kami verifikasi orang ini enggak ada. Jadi mereka mengisi kekosongan PKL yang sudah ditempatkan di JPM. Sementara para preman kehilangan pendapatan. Dari yang sebelumnya mereka dibayar oleh PKL sekarang mereka udah enggak ada," tuturnya.

Untuk diketahui, Teguh membocorkan tarif yang ia temui dari jumlah biaya yang diberikan pedagang kepada para preman.

Halaman
12
Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved