Breaking News:

Wakil Wali Kota Nilai Sanksi Rompi Pegawai Pemkot Bekasi Ampuh Buat Efek Jera

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memastikan sanksi penggunaan rompi terhadap pegawai Pemerintah Kota Bekasi yang tidak disiplin cukup ampuh.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Apel Pagi PNS Pemkot Bekasi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memastikan hukuman sanksi penggunaan rompi terhadap pegawai Pemerintah Kota Bekasi yang tidak disiplin dianggap cukup ampuh membuat efek jera.

Pasalnya, pada pelaksaan apel pagi di Kantor Pemkot Bekasi, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Senin 21 Januari 2019, tidak ada pegawai yang terkena hukuman rompi.

"Kan evaluasi, kalau dalam satu minggu tidak ada yang melakukan pelanggaran disiplin gak ada yang harus dikenakan sanksi, jadi dalam seminggu kemarin mereka memenuhi apa yang menjadi ketentuan kepegawaian," kata Tri Adhianto.

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto di kantor Pemkot Bekasi, Senin, (21/1/2019).
Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto di kantor Pemkot Bekasi, Senin, (21/1/2019). (TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar)

Tri menjelaskan, sanksi hukuman berupa penggunaan rompi kepada para pegawai baik Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Tenaga Kerja Kontral (TKK) Pemkot Bekasi cukup membuat efek jera.

Selanjutnya, jika pada sebelumnya yang dikenakan sanksi rompi ialah pegawai yang tidak mengikuti apel pagi selama tiga kali berturut-turut, kedepan bukan hanya itu, kedisiplinan berpakaian juga akan jadi acuan pemberian sanksi.

"Kita akan tingkatkan kedisiplinan, kalau kemarin misalnya tidak hadir apel, selanjutnya kit minta pegawai mengikuti aturan kepegawaian seperti kedisiplinan berpakaian, misal topi, gesper, sepatu kalau gak sesuai dengan aturan akan kita kenakan sanksi rompi," jelas dia.

Sebelumnya, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menerapkan kebijakan baru berupa sanksi menggunakan rompi bagi PNS dan pegawai Pemkot Bekasi yang dinilai tidak disiplin.

Penggunaan rompi tersebut diberlakukan selama mengikuti apel Senin pagi, 14 Januari 2019 lalu.

Mereka yang dihukum wajib menggunakan rompi kuning bertulisankan 'Saya Belum Disiplin' dan rompi berwarna oranye bertuliskan 'Melanggar Disiplin Berat'.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved