Anies Baswedan Cari Solusi Jangka Panjang Penanganan Korban Kebakaran Tomang

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masih mencari solusi penanganan korban kebakaran di Tomang Jakarta Barat.

Anies Baswedan Cari Solusi Jangka Panjang Penanganan Korban Kebakaran Tomang
TribunJakarta.com/Pebby Ade Liana
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Gedung Olahraga Ciracas Jakarta Timur, Selasa (22/1/2019). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku sudah berupaya memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari korban kebakaran Tomang, Jakarta Barat, Senin (21/22/1/2019) lalu.

Setelah menyiapkan hunian sementara, kini Anies juga membuat fasilitas mandi cuci kakus (MCK) yang bisa digunakan oleh para korban terdampak.

"Yang terkait dengan kebakaran di Tomang, semua fasilitas yang menjadi kebutuhan masyarakat akan kita siapkan. Kemarin sempat ada jeda fasilitas MCK, belum masuk. Tapi langsung sore saya telpon LH (lingkungan hidup) mereka menyatakan bahwa dalam perjalanan," kata Anies, di kawasan Jakarta Timur, Selasa (22/1/2019).

Anies menjamin akan membereskan semua kebutuhan para korban. Terutama menyangkut air dan makanan.

Menurut orang nomor satu di Ibukota ini, pihaknya akan segera mencari solusi jangka panjang seiring dengan proses pemulihan korban.

"Sementara sambil recovery, (solusi) jangka panjang kita pikirkan," tuturnya.

Sebagai informasi, sebanyak 1251 jiwa terdampak kebakaran yang terjadi di Jalan Tomang Utara, Jakarta Barat Senin, (21/1/2019) dini hari.

Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 02.59 WIB dengan melanda ratusan rumah di tiga RW.

"Yang terdampak itu 1.251 jiwa dari tiga RW, di RW.11, RW.14, dan RW. 15. Sementara kita sudah bangun dua posko, kita arahkan ke sini (posko) di RW.14 dan RW.15," kata Camat Grogol Petamburan Achmad Sajidin, Senin (21/1/2019).

Hujan Deras, Korban Kebakaran Tomang Khawatir Banjir Landa Tenda Pengungsian

Pasukan Oranye Bantu Korban, Angkut Puing Sisa Kebakaran di Tomang

Untuk melakukan penanganan terhadap korban terdampak, Achmad menuturkan pihaknya telah membuat dua posko pengungsian utama.

Selain itu, ia juga mengatakan dirinya sudah berkoordinasi dengan PLN dan PALYJA untuk ketersedian pasokan listrik dan air bersih untuk korban.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved