Dinding Rumah di Pondok Indah Dijebol Satpol PP, Pemilik Teriak dan Mengumpat Kata Kasar

"Itu biasa, biar bagaimanapun sama aja seperti kita. Milik kita diusik akan melawan kan, tapi kan kita melakukan ini sesuai peraturan," kata Luasman.

Dinding Rumah di Pondok Indah Dijebol Satpol PP, Pemilik Teriak dan Mengumpat Kata Kasar
TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS
Suasana penertiban rumah di Pondok Indah pada Selasa (22/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN LAMA - Sebuah rumah mewah yang tengah dibangun di Jalan Alam Elok IX Sektor IV Blok UY Pondok Indah, Kecamatan Kebayoran Lama, sempat diwarnai penolakan oleh satu di antara pemilik rumah.

Satu di antara anggota keluarga pemilik rumah itu keluar dari sebuah mobil dan berteriak serta menyebut kata kasar ke arah para perangkat pemerintah yang berada di luar.

Kemudian pria bertubuh besar itu diamankan oleh anggota keluarga lainnya untuk kembali masuk ke dalam mobil berkelir hitam itu.

Kendati demikian, pihak Satpol PP Jakarta Selatan tetap melaksanakan pembongkaran dengan menjebol beberapa dinding rumah mewah itu.

Menurut Kasi Trantibum Satpol PP Jakarta Selatan, Luasman Manihuruk, penolakan pemilik rumah yang berujung dengan makian kata kasar sudah biasa terjadi.

"Itu biasa, biar bagaimanapun sama aja seperti kita. Milik kita diusik akan melawan kan, tapi kan kita melakukan ini sesuai peraturan," kata Luasman kepada TribunJakarta.com pada Selasa (22/1/2019).

Satpol PP Jebol 3 Rumah di Pondok Indah Gara-gara Tak Sesuai IMB

Penjebolan dinding rumah mewah dengan luas tanah 270 meter itu lantaran memiliki beberapa pelanggaran.

Sesuai dengan surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang telah dibuat, seharusnya rumah itu hanya dibangun satu bangunan bukan tiga bangunan yang saat ini tengah dikerjakan.

Selain itu, garis sempadan bangunan (gsb) juga melanggar ketentuan.

"Oleh karenanya, kami berikan kesempatan untuk pemilik rumah mengurus izin kembali karena cuma satu izinnya," katanya.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved