Abu Bakar Baasyir Bebas

Jokowi Bebaskan Abu Bakar Baasyir, Pengamat Terorisme Singgung Jebakan Politik, Ini Kata Pakar Hukum

Jokowi bebaskan Abu Bakar Baasyir, pengamat terorisme justru singgung jebakan politik, ini penjelasan pakar hukum.

Jokowi Bebaskan Abu Bakar Baasyir, Pengamat Terorisme Singgung Jebakan Politik, Ini Kata Pakar Hukum
Tribunnews.com
Abu Bakar Ba'asyir TRIBUNNEWS.COM 

Pakar hukum menyatakan, keputusan pembebasan Abu Bakar Baasyir ini harus berbentuk sebuah keputusan presiden.

"Apa dasarnya? harus ada Kepres," tegas pakar hukum.

Memaknai Tanggapan Prabowo Ketika Jokowi Singgung Operasi Plastik, Ini Kata Pakar Bahasa Tubuh

Mahfud MD Nilai Gagasan Prabowo Subianto Usang, Dukung Ide Jokowi Soal Dapur Hukum

TERPOPULER - Mahfud MD Berkomentar Bagus Saat Tanggapi Soal Ribuan Triliun Utang Indonesia

Pakar Hukum menjelaskan, hanya ada satu opsi yang bisa digunakan Jokowi untuk melakukan pembebasan Abu Bakar Baasyir yakni melalui amnesti.

"Hak negara untuk melakukan pembebasan karena adanya perbedaan pandangan," ucapnya.

Terkait mengenai Abu Bakar Baasyir yang enggan menandatangani janji setia kepada Pancasila, pakar hukum menilai hal tersebut bergantung kepada pandangan Presiden Jokowi melihatnya.

"Presiden yang melihat orang yang berhak dibebaskan. Jadi, ketika Abu Bakar Baasyir menolak tanda tangani Pancasila maka bergantung presiden bagaimana melihatnya. Kalau presiden bisa memahami perbedaan pandangan maka bisa diberikan amnesti," beber pakar hukum.

Pakar Hukum Hibnu Nugroho menyatakan, amnesti dan abolisi merupakan hak prelogatif seorang presiden.

"Didalam beberapa keputusan terdapat abolisi dan amnesti yang telah diberikan kepala negara untuk pembebasan narapidana," jelas pakar hukum. (*)

Simak videonya:

Penulis: Kurniawati Hasjanah
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved