Breaking News:

Minim Fasilitas, Pemkot Depok Klaim Rusunawa Tetap Diminati Warga

Rusun Sederhana Sewa (Rusunawa) Depok tetap diminati warga meski minim akses transportasi dan sarana. Sebanyak 85 persen sudah dihuni.

TribunJakarta.com/Bima Putra
Kepala Disrumkim Kota Depok Dudi Miraz (Kanan) di Beji, Depok, Selasa (22/1/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, BEJI - Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok Dudi Miraz menyebut Rusun Sederhana Sewa (Rusunawa) tetap diminati warga meski minim akses transportasi dan sarana.

Dari tiga tower Rusunawa yang terdiri empat lantai dengan jumlah 24 unit kamar di setiap lantai, Dudi menuturkan 85 persennya kini sudah terhuni tak seperti dulu.

"Kata siapa sepi? Coba dicek saja. Sudah terisi hampir 85 persen," kata Dudi saat ditemui wartawan di Beji, Depok, Selasa (22/1/2019).

Saat disinggung apa Pemkot Depok telah menyediakan fasilitas yang mumpuni bagi penghuni Rusunawa, dia membantah atau membenarkan Rusunawa minim fasilitas.

Dudi hanya mengatakan bahwa Pemkot Depok masih berupaya menyediakan fasilitas yang layak bagi penghuni Rusunawa.

Pun ketika ditanya berapa anggaran untuk membenahi hunian bagi kelas pekerja itu, Dudi hanya menjawab singkat dan berlalu meninggalkan wartawan.

"Insya Allah kita lengkapi (Fasilitasnya). Kita koordinasi dengan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) lain," ujarnya.

Sebagai informasi, penghuni Rusunawa yang berlokasi di Kelurahan Cilangkap, Tapos sejak lama mengeluhkan ketiadaan akses transportasi dan sarana.

Ketiadaan akses transportasi tak hanya membuat penghuni sulit mengakses fasilitas kesehatan dan ibadah, pun dengan ketiadaan lift barang.

Pemerintah Kota Depok Bakal Tetapkan Status Waspada DBD

Gubernur Anies Siapkan Aturan Rusunawa Bisa Jadi Hak Milik

Dalam kunjungannya ke Rusunawa lalu, Wali Kota Depok M. Idris Abdul Shomad justru meminta penghuni Rusunawa tak semua pemeliharaan harus dibebankan ke Pemkot Depok.

"Mohon maaf jangan melulu kita limpahkan semua pada pemerintah. Yuk, warga kita kerja sama-sama. Makannya tadi saya katakan kalau bisa kita bikin anggaran tapi kolaborasi dengan masyarakat," tutur Idris, Kamis (23/8/2018).

Penulis: Bima Putra
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved