Satpol PP Jebol 3 Rumah di Pondok Indah Gara-gara Tak Sesuai IMB

Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Selatan menjebol tiga rumah mewah di Pondok Indah lantaran melanggar aturan bangunan.

Satpol PP Jebol 3 Rumah di Pondok Indah Gara-gara Tak Sesuai IMB
TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Suasana pembongkaran rumah di jalan Alam Elok IX Sektor IV, Pondok Indah pada Selasa (22/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN LAMA - Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Selatan menjebol tiga rumah mewah di Pondok Indah lantaran melanggar aturan bangunan.

Tiga rumah yang berada di Jalan Alam Elok IX Sektor IV Blok UY ditertibkan dengan luas masing-masing bangunan dibagi menjadi 70 meter.

Bangunan yang berdiri di luas tanah sebesar 270 meter itu mengingkari sesuai ketentuan surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang hanya diperbolehkan membangun satu bangunan.

Suasana pembongkaran rumah di jalan Alam Elok IX Sektor IV, Pondok Indah pada Selasa (22/1/2019).
Suasana pembongkaran rumah di jalan Alam Elok IX Sektor IV, Pondok Indah pada Selasa (22/1/2019). (TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas)

Petugas Satpol PP kemudian melakukan pembongkaran dinding bangunan lantaran peringatan sebelumnya tak dihiraukan oleh pemilik rumah.

Menurut Kepala Seksi Trantibum Satpol PP Jakarta Selatan, Luasman Manihuruk, garis sempadan bangunan (gsb) dan gambar yang ada di IMB tak sesuai fakta.

"Pelanggaran yang pertama itu karena melanggar garis sempadan bangunan (gsb) 4 x 12 kemudian gambar yang ada di IMB tak sesuai fakta," bebernya kepada TribunJakarta.com pada Selasa (22/1/2019) di lokasi.

Selepas pembongkaran, Luasman akan memberikan kesempatan untuk pemilik rumah kembali mengurus perizinan.

Penertiban APK Caleg di Ciracas Masih Terkendala Koordinasi dengan Satpol PP

Dalami Kasus Bentrok Satpol PP vs PKL di Tanah Abang, Polisi Cari Tersangka Baru

"Nanti kita berikan kesempatan pemilik bangunan untuk mengurus izin bangunan karena cuma satu bangunan izinnya," ungkapnya.

Petugas Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan DKI Jakarta telah membuat tanda silang di sejumlah titik pada badan ketiga bangunan untuk dijebol oleh petugas Satpol PP.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved