Gelar Gebyar SMK 2019, Wali Kota Jakut : Ini Kegiatan Pertama di DKI Jakarta

Dijelaskan Syamsuddin, sebanyak 58 SMK ikut serta dalam kegiatan ini. Dirinya pun meminta agar kegiatan yang sama dapat dilaksanakan setiap tahunnya.

TribunJakarta.com/Afriyani Garnis
Wali Kota Jakarta Utara, Syamsuddin Lologau saat mengecek alat pengolahan sampah yang diproduksi anak SMK, pada kegiatan Gebyar SMK yang dilaksanakan di Halaman Plaza Barat Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Rabu (23/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Afriyani Garnis 

TRIBUNJAKARTA.COM,  TANJUNG PRIOK - Suku Dinas Pendidikan Kota Administrasi Jakarta Utara menyelenggarakan “Gebyar SMK Jakarta Utara 2019” di Halaman Plaza Barat kantor Wali Kota Jakarta Utara pada tanggal 23 hingga 25 januari 2019.

Kegiatan ini digelar sebagai media bagi pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Jakarta Utara untuk menunjukan kreativitas dan produkvitasnya serta kesiapan siswa SMK dalam menghadapi persaingan era milenial.

Wali Kota Jakarta Utara, Syamsuddin Lologau menyebutkan ini merupakan kegiatan pertama yang diadakan di DKI Jakarta.

"Ini alhamdulillah perlu kita apresiasi kepada Sudin Pendidikan, ini adalah kegiatan pertama kegiatan yang pertama di DKI Jakarta. Nah, Jakarta Utara jadi pioneernya," ujar Syamsuddin Lologau di Halaman Plaza Barat Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Rabu (23/1/2019).

Dijelaskan Syamsuddin, sebanyak 58 SMK ikut serta dalam kegiatan ini. Dirinya pun meminta agar kegiatan yang sama dapat dilaksanakan setiap tahunnya.

"Ini pelaksanaan kegiatannya luar biasa sekali, karena dari 58 SMK yang ada di Jakarta Utara, semua hadir. Alhamdulillah ini animonya luar biasa, saya perintahkan kepada Kasudin ini tetap dilaksanakan sebagai agenda tahunan," jelas dia.

Syamsuddin pun menyempatkan diri untuk meninjau kreasi pelajar di booth yang ikut serta.

Dirinya pun mencoba beberapa kreasi para pelajar, mulai dari karya alat pengolah sampah, mencoba simulasi kendaraan roda dua hingga mencoba motor berbahan bakar gas.

"Nah ada beberapa kreasi yang memang luar biasa sekali, ternyata ini kan tampilannya, dalam pameran ini kan luar biasa, yang selama ini kita tidak tahu, setelah ada pameran begini baru kita tahu. Ternyata produksi anak-anak SMK banyak sekali," kata Syamduddin.

"Inilah tujuan daripada adanya gebyar ini. Kita bisa tahu bahwa karya anak-anak sekolah itu, luar biasa sekali," sambung Syamsuddin.

Kedepannya, Syamsuddin akan menyampaikan kepada SKPD jika perlu diadakannya pembinaan khusus bagi pelajar SMK.

"Pembinaan khusus nanti akan sampaikan pada SKPD terkait nanti, karena itu kan perlu ini kita kembangkan. Kan baru hari ini, ternyata anak SMK banyak, jadi mungkin barangkali ada SKPD ini yang ada hubungannya dengan ini  nanti kita akan kolaborasi nanti supaya bisa menjadi satu kesatuan untuk kekuatan di Jakarta Utara," papar dia.

Diharapkannya, produksi dan karya para pelajar SMK dapat dimanfaatkan perusahaan yang ada di wilayah Jakarta Utara.

"Termasuk perusahaan yang ada di jakarta Utara, saya minta supaya memanfaatkan produksi-produksi yang dihasilkan dari oleh anak-anak SMK kita," harap dia. 

Penulis: Afriyani Garnis
Editor: Erlina Fury Santika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved