Tsunami di Banten

Gubernur Banten: Pemprov Bangun 700 Hunian untuk Korban Tsunami

Gubernur Banten, Wahidin Halim, mengatakan, pihaknya akan membangun 700 rumah huni bagi korban tsunami.

Gubernur Banten: Pemprov Bangun 700 Hunian untuk Korban Tsunami
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Gubernur Banten, Wahidin Halim, di Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad) Pondok Cabe, Pamulang, Tangsel, Jumat (25/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, BANTEN - Satu bulan pasca tsunami yang menerjang pesisir Selat Sunda, termasuk Banten, pemulihan masih belum berlangsung secara cepat.

Tak hanya korban jiwa dan luka-luka, tsunami juga menyisakan puingbreruntuhan rumah-rumah dan berbagai bangunan lainnya yang hancur diterjang ombak.

Gubernur Banten, Wahidin Halim, mengatakan, pihaknya akan membangun 700 rumah huni bagi korban tsunami.

"700 lebih masyarakat yang kehilangan rumahnya akan kita bangun oleh Pemprov," ujar Wahidin di Tangsel, Jumat (25/1/2019).

Orang nomor satu di Banten itu, mengatakan, alokasi dana untuk pembangunan ratusan hunian tersebut sudah disiapkan.

Pihaknya tengah memperhatikan titik lokasi pembangunan rumah tersebut, agar aman dari zona merah tsunami.

Yeobo Panggilan Sayang Puput untuk Ahok, BTP: Itu Bahasa Korea Artinya Honey

"Jangan sampai dibangun tempatnya masih dekat pantai, daerah zona merah. Kita cari tempat yang agak tinggi, sekitar satu kilometer dari bibir pantai. Tapi kita upayakan tidak lebih dari dua kilometer," paparnya.

Sedangkan dengan masyarakat, Wahidin mengatakan, pihaknya tengah mengonsolidasikan soal pembangunan rumah huni itu.

"Sekarang sudah mulai konsolidasi tanah," ujarnya.

Dihadapan Oesman Sapta Odang, Ahok Bongkar Hal yang Membuat Dirinya Mantap Nikahi Puput

Ia mengatakan, sampai saat ini, kondisi pesisir Banten, khususnya kawasan wisata seperti pantai Anyer, Carita dan Tanjung Lesung, masih sepi pengunjung.

"Luar biasa. Sampai sekarang ya masih hilang. Pada takut," katanya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved