Pilpres 2019

Tabloid Indonesia Barokah Ditemukan di 138 Pondok Pesantren dan Masjid Kabupaten Purwakarta

Ratusan Tabloid Indonesia Barokah dan Pesantren Kita disinyalir telah tersebar ke sejumlah daerah di Kabupaten Purwakarta.

Tabloid Indonesia Barokah Ditemukan di 138 Pondok Pesantren dan Masjid Kabupaten Purwakarta
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Tabloid Indonesia Barokah yang diterima pengurus Masjid Annur Kayuringin Bekasi. 

TRIBUNJAKARTA.COM, PURWAKARTA - Ratusan Tabloid Indonesia Barokah dan Pesantren Kita disinyalir telah tersebar ke sejumlah daerah di Kabupaten Purwakarta.

Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Purwakarta, Oyang Este Binos menyebut tabloid tersebut setidaknya ada 426 eksemplar di Purwakarta.

"Di Purwakarta ditemukan sebanyak 426 eksemplar, dan telah tersebar ke 38 desa di sembilan kecamatan di Purwakarta," ucap Binos saat dikonfirmasi Tribun Jabar melalui pesan singkat, Sabtu (26/1/2019).

Menurut data yang didapat Tribun, tabloid tersebut telah terdistribusi ke Kecamatan Pondoksalam, Tegalwaru, Plered, Darangdan, Jatiluhur, Sukasari, Maniis, Campaka dan Bojong.

Ratusan tabloid yang dibungkus amplop cokelat yang ditempel kertas putih bertuliskan alamat tujuan yang rata-rata menuju ke pondok pesantren dan masjid.

Dari sembilan kecamatan itu, ada sekitar 138 pondok pesantren dan masjid yang menjadi fokus penyebaran tabloid.

Rata-rata setiap ponpes dan masjid memperoleh tabloid 2 sampai 5 eksemplar.

Binos menjelaskan sebelumnya Bawaslu Purwakarta akan menahan distribusi tabloid tersebut.

Sejak Ahok Bebas dari Tahanan, Puput dan Keluarga tidak Kembali ke Kediaman di Cimanggis

Sebab melalui surat, Bawaslu Jabar menyebutkan bahwa isi tabloid tersebut secara legalitas dan substansi adalah kewenangan Dewan Pers.

"Karena hasil kajian (Bawaslu Jabar) yang menyebut tabloid itu bukan merupakan pelanggaran pemilu, akhirnya kami membiarkan tetap beredar," ujarnya.

Namun, pihaknya diketahui telah berkoordinasi dengan Kantor Pos Purwakarta untuk menginvestarisir penyebaran tabloid yang mengatasnamakan agama itu.

Selain itu, dia mengimbau kepada masyarakat khususnya yang telah menerima tabloid itu untuk kritis menyikapi setiap kejadian.

Ia meminta kerjasamanya kepada masyarakat untuk tidak dengan mudah menyebarkan informasi yang belum bisa dipastikan kebenarannya.

"Termasuk saat menerima informasi, masyarakat harus biasakan kroscek dan klarifikasi ke pihak yang berwenang," ujarnya. (Tribun Jabar/Haryanto)

Artikel ini telah tayang di Tribunjabar.id dengan judul Ratusan Tabloid Indonesia Barokah Telah Disebar ke Sembilan Kecamatan di Purwakarta

Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved