Cerita Yovin Petugas P3S: Sempat Disabet Pisau Oleh Gelandangan Hingga Dikepung 30 Preman

Menertibkan jalan raya dari Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) sudah panggilan jiwa Yovin Putrado (23).

Cerita Yovin Petugas P3S: Sempat Disabet Pisau Oleh Gelandangan Hingga Dikepung 30 Preman
(Istimewa/Dokumentasi Yovin)
Yovin Putrado (23). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, MAMPANG PRAPATAN - Menertibkan jalan raya dari Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) sudah panggilan jiwa Yovin Putrado (23).

Gelandangan, preman hingga pengemis yang meresahkan warga sudah menjadi tugas Yovin dan rekan-rekan selaku Petugas Pelayanan, Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) untuk membawanya ke panti sosial.

Pemuda asal Bengkulu ini merantau ke Ibu Kota dan memutuskan mengabdi di bagian sosial mulai merintis dari staff bagian Narkoba berlanjut menjadi petugas P3S Suku Dinas (Sudin) Sosial Jakarta Selatan.

Namun, bukan berarti menertibkan jalan raya dari maraknya PMKS dilalui tanpa aral yang melintang.

Diingatkan Kasus KDRT Stuart Collin Kepada Risty Tagor, Angela Gilsha: Gue Lebih Galak Dari Dia

Kunjungi Istri Mantan Kapolri, Ahok Bawa Pulang Karya Hoegeng: Baru Tahu Dia Punya Jiwa Seni Tinggi

Buktinya, bibirnya pernah disabet oleh sebilah pisau dapur milik seorang gelandangan yang melawan saat digeledah di kolong Simprug, Kebayoran Lama.

Kejadian itu, membekas di benak Yovin yang harus menjalani pengobatan serius.

"Waktu itu ada gelandangan, kita bangunin tapi suasana masih ramai dan takut mengganggu kenyamanan pengguna jalan lain. Alhasil kita lakukan pemeriksaan di dalam mobil, saat digeledah di dalam, pria itu langsung menyerang saya dengan pisaunya," tuturnya kepada TribunJakarta.com di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan pada Minggu (27/1/2019).

Gelandangan itu tak suka saat Yovin hendak memegang kalung yang dikenakannya.

Sontak saat melawan, ia pun langsung mengamankan gelandangan itu meski Yovin tak sadar bahwa darah telah mengucur di bibirnya.

Halaman
123
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Ilusi Insiroh
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved