Maruarar Sirait Akan Kembali Gelar Turnamen Catur Piala 3M dengan 1000 Peserta pada April 2019

Pembina PB Percasi Maruarar Sirait berjanji akan kembali mendukung turnamen Catur Master dan Non Master Piala 3M pada April 2019 mendatang.

Dok. Turnamen Catur Piala 3 M
Pembina PB Percasi Maruarar Sirait bersama para juara turnamen catur Piala 3M di Balai Rakyat Pasar Minggu Jakarta Selatan, Sabtu (26/1) malam. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA -Pembina Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) Maruarar Sirait berjanji akan kembali mendukung turnamen Catur Master dan Non Master Piala 3M (Maruarar Sirait, M Misbakhun, dan M Hatta Taliwang) pada April 2019 mendatang.

Hal itu berkaca dari pelaksanaan turnemen Piala 3M yang berlangsung di Balai Rakyat Pasar Minggu Jakarta Selatan, Sabtu (26/1/2019) malam diikuti sebanyak 862 perserta dan merupakan salah satu turnemen catur tersesar.

“Melihat antusiasme para pecatur kita yang begitu besar seperti ini maka pada April mendatang akan kembali kita gelar turnamen catur Piala 3M. Tentu dengan jumlah peserta yang lebih besar lagi, lebih dari 1.000 perserta. Setuju?" ucap Maruarar dalam sambutannya saat menutup Kejuaraan catur Piala 3M di Balai Rakyat Pasar Minggu Jakarta Selatan, Sabtu (26/1/2019) malam.

Para pecatur yang datang dari berbagai daerah itu langsung menyambut pernyataan Maruarar dengan penuh semangat dengan gembira.

Ara sapaan Maruarar tampak begitu bersemangat melihat para pecatur yang hadir dalam bertanding.

Bahkan, Ara sempat dua kali bertanding melawan pecatur senior dan pecatur cilik dalam turnemen itu.

Menurut Ara, turnamen catur harus terus digiatkan untuk melahirkan grand master-grand master baru.

Sebab, kata dia, catur juga dapat mengharumkan nama bangsa di mata internasional.

Anggota Komisi XI DPR RI itu mencontohkan salah satu pimpinan DPR saat ini merupakan salah satu grand master internasional catur yakni Utut Adianto.

Hal itu sebagai gambaran bahwa catur merupakan salah satu olah raga yang dicintai masyarakat Indonesia.

“Kita punya salah pimpinan DPR RI yang juga penyandang grand master catur. Oleh arena itu, kita giatkan terus turnemen catur seperti ini,” kata Ara dalam keterangan tertulis.

Kelas yang tersedia pada turnamen tersebut juga sudah disesuaikan untuk semua kalangan.

Sebanyak empatnomor diperlombakan pada ajang ini. Untuk atlet catur junior dibagi menjadi dua nomor dimana terdapat nomor untuk kelas junior U-12 dan junior U-16.

Kemudian untuk dewasa dibagi menjadi tiga nomor, yaitu kelas non master dan kelas master.

Selain itu, ditambah nomor untuk pertandingan antar wasit.

Dari nomor master dijuarai oleh Yosep Taher.

Sementara untuk non master dimenangkan oleh Nur Hakim yang diikuti oleh Oki dan Aji Karim yang berada di bawahnya.

Sementara untuk junior yang dibagi menjadi dua kelas juga sudah mendapatkan pemenangnya. Untuk junior U7-15 dimenangkan oleh Galang Aditya, sementara juara nomor juniot U17-19 dimenangkan oleh M. Aria.

Selain itu ada juga nomor wasit yang turut diperlombakan dalam turnamen tersebut. Untuk kelas antar wasit sendiri dimenangkan oleh Ali Sadikin.

Sebanyak 862 peserta dalam turnamen ini terdiri dari berbagai kategori, yakni kategori master diikuti 150 orang, dengan perincian satu Grand Master, 13 Master Internasional, 24 Fide Master, dan 82 Master Nasional. Sedangkan peserta Non Master sebanyak 560 orang.

Kategori lainnya dalam turnamen ini adalah pecatur kelompok usia (KU) 12 tahun sebanyak 70 dan KU 16 tahun sebanyak 46 orang.

Turnamen ini juga diikuti wasit dari 20 provinsi, yakni sebanyak 24 orang. Sedangkan satu pemain yang cukup menyita perhatian berasal dari luar negeri, yakni dari Filipina.

Selain trofi, turnamen ini menyiapkan hadiah berupa uang total sebesar Rp119.400.000 untuk 160 pemain terbaik.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved