Dua Sindikat Residivis Pencurian Kendaraan Bermotor Dilumpuhkan Polisi di Kalideres

"Keduanya terpaksa dilumpuhkan di bagian betis kiri karena berusaha melawan petugas saat hendak ditangkap," ujar Pius.

Dua Sindikat Residivis Pencurian Kendaraan Bermotor Dilumpuhkan Polisi di Kalideres
ISTIMEWA/Dokumentasi Polsek Kalideres
Para pelaku sindikat pencurian kendaraan bermotor yang diamankan aparat Polsek Kalideres, Jakarta Barat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KALIDERES - Dua dari enam pelaku sindikat curanmor dilumpuhkan aparat Polsek Kalideres, Jakarta Barat.

‎Kapolsek Kalideres, Kompol Pius Ponggeng mengatakan kedua pelaku itu yakni RD (24) dan S (20) yang merupakan residivis kasus serupa.

"Keduanya terpaksa dilumpuhkan di bagian betis kiri karena berusaha melawan petugas saat hendak ditangkap," ujar Pius dalam keterangannya, Senin (28/1/2019).

Pius menuturkan penangkapan ini berdasarkan penyelidikan pihaknya ‎akan adanya kasus curanmor di wilayah Kalideres.

Saat itu, polisi menyelidiki identitas dari sindikat ini berdasarkan CCTV yang terpasang di salah satu lokasi sewaktu mereka beraksi.

Adapun para tersangka yang lebih dulu ditangkap yakni J (35), JS (32), MA (20) dan HS (21) yang dibekuk di sebuah rumah di kawasan Kapuk, Cengkareng, pada Minggu (27/1/2019) dini hari.

"Jadi mereka ini memang sudah menjadi target operasional. Dan saat kami menangkap empat orang ini, dua orang lainnya berusaha kabur makanya kami ambil tindakan tegas," kata Pius.

Kanit Reskrim Polsek Kalideres, AKP Syafri Wasdar menjelaskan sindikat ini sedikitnya telah beraksi sebanyak 13 kali yakni di wi‎layah Kalideres, Cengkareng dan Mauk, Tangerang.

Survei AJI Jakarta: Upah Layak Jurnalis Tahun 2019 di Ibu Kota Rp 8,42 Juta

Adapun modus yang digunakan, para sindikat ini selalu menaiki mobil bak terbuka milik salah satu tersangka.

"Para tersangka ini berkeliling mencari mangsa, kemudian setelah melihatnya langsung berhenti dan ‎parkir mobil di depan rumah korban," kata Syafri.

Kemudian, para tersangka yang telah berbagi langsung melancarkan aksinya. Sepeda motor curian itu pun dinaikan ke dalam mobil bak terbuka.

"Sehingga mereka itu tidak dicurigai karena dikira sebagai pemilik rumahnya," kata Syafri.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved