Rumah Diduga Produsen Oli Palsu di Bekasi Digrebek Warga
Ketua RW bersama warga dan Karang Taruna Kecamatan Tambun Utara melakukan penggrebekan dan mendapati barang bukti diduga oli palsu siap jual.
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Erlina Fury Santika
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar
TRIBUNJAKARTA.COM, TAMBUN UTARA - Warga Perumahan The Palm Residence di Desa Sriamur, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi menggrebek rumah diduga produsen oli palsu. Penggrebekan didasari dari banyaknya keluhan warga sekitar yang mulai tergangu dengan aktivitas rumah produsen oli palsu.
Siswanto Ketua RW setempat mengatakan, penggrebekan berlangsung pada Minggu, 27 Januari 2019 kemarin sekitar pukul 15.00 WIB. Pihaknya bersama warga dan Karang Taruna Kecamatan Tambun Utara melakukan penggrebekan dan mendapati barang bukti diduga oli palsu siap jual.
"Jadi awalnya laporan dari warga sekitar yang mulai terganggu dengan keberadaan rumah produsen oli bekas ini, karena setiap mereka melakukan aktivitas produksi itu menimbulkan bau dan limbah oli," kata Siswanto, Senin, (28/1/2019).
Rumah di Blok C18 Nomor 12 itu kata Siswanto sudah beroperasi memproduksi oli palsu sekitar dua bulan lalu. Adapun pemilik usaha berinisial PM (35) mengontrak rumah tersebut dan selanjutnya digunakan sebagai rumah produksi oli diduga palsu.
"Jadi dia (pemilik usaha) itu mengontrak, baru sekitar 2 bulan di sini langsung bikin usaha ini, dia gak pernah lapor ke RT/RW setempat," jelas Siswanto.
Saat penggrebekan, di dalam rumah tersebut terdapat alat diduga sebagai penyuling oli bekas yang kemudian diolah lalu di kemas ke dalam kemasan oli dengan merek yang beragam. Di dalam rumah itu biasanya terdapat sejumlah pekerja dan pemiliknya.
Siswanto pada saat itu sempat menanyakan apakah ada kerja sama dengan perusahaan pemilik merek oli. Namun para pekerja berserta pemilik rumah produksi oli itu mengaku tidak ada kerja sama.
"Oli yang dipalsukan itu banyak ada merek Cell, Pertamina, Toyota, ini semenjak dua bulan aktivitas di sini oranya gak pernah bergaul, mereka kalau di tanya usaha apa bilangnya pengepul oli bekas," jelas dia.
Kasus temuan rumah produsen oli palsu sejauh ini telah dilaporkan ke pihal Polres Metro Bekasi. Usai penggrebekan yang dilakukan warga, barang bukti dan pemilik usaha serta satu orang pekerja sudah diamankan pihak kepolisan.
Rumah diduga produsen oli palsu saat sudah disegel menggunakan garis polisi dan kasusnya masih di tangani pihak Kriminal Khsusu Polres Metro Bekasi.
"Sudah diamankan polisi sama barang bukti oli palsu, ini bukan cuma merugikan warga sekitar tapi masyarakat secara umum juga dirugikan karena mereka produksi oli palsu yang kemungkinan di jual di bengkel-bengkel sekitar Bekasi," jelas dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/rumah-diduga-produsen-oli-palsu-di-perumahan-the-palm-residence.jpg)