Breaking News:

Sensasi Pelihara Musang Seperti Miliki Empat Jenis Hewan Sekaligus, Begini Alasannya!

Di Indonesia, memelihara musang rupanya sudah menjadi tren tersendiri bagi masyarakat khususnya pecinta hewan.

Penulis: Anisa Kurniasih | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TribunJakarta.com/Anisa Kurniasih
Evi Sabir selaku ketua Perkumpulan Pemerhati Musang Indonesia (PEPMI) bersama dengan musang peliharaan miliknya. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Anisa Kurniasih

TRRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Di Indonesia, memelihara musang rupanya sudah menjadi tren tersendiri bagi masyarakat khususnya pecinta hewan.

Hewan nokturnal yang aktif di malam hari itu ternyata bisa menjadi hewan yang lengket dengan pemeliharanya layaknya hewan peliharaan lain.

Dibalik itu, ada sensasi dan pengalaman tersendiri yang dirasakan saat memeliharanya, pasalnya hewan tersebut dikenal dengan keaktifannya yang suka melompat kesana - kemari.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Evi Sabir selaku ketua Perkumpulan Pemerhati Musang Indonesia (PEPMI) yang juga memiliki tujuh ekor musang dirumahnya.

Menurutnya, memelihara musang memiliki sensasi berbeda karena seperti memelihara empat jenis hewan dalam satu wujud.

"Rasanya seperti pelihara empat hewan jadi satu, kalau diperhatikan, tingkahnya kepada pemelihara seperti kucing, kalau yang musang ukuran besar badannya sama saja seperti anjing, moncongnya seperti rubah dan aktif suka melompat seperti tupai itu tergabung jadi satu," ujar Evi Sabir kepada TribunJakarta.com, di kawasan Senopati Jakarta Selatan baru-baru ini.

Evi mengungkapkan bahwa hewan omnivora tersebut bisa menjadi alternatif bagi muslim yang ingin memelihara hewan selain kucing dan anjing.

Soal makanan, menurutnya tak terlalu sulit karena musang juga mau mengonsumsi dog food dan cat food namun tak jarng pula ia suka dengan buah- buahan serta daging ayam.

Keaktifannya yang sering membuat orang lain merasa takut menurut Evi menjadi tantangan sendiri bagi si pemelihara, karena musang memang suka melompat dari tempat satu dan lainnya.

"Tergantung si pemelihara, kalau dia rajin mengajari ya bisa cepat adaptasinya namun kalau cuma diletakan di kandang saja lama-lama musang tersebut akan galak," tambahnya.

Lebih Aktif dari Kucing, Ini Tips Pelihara Musang untuk Pemula

Transmovers: Musang itu Bukan Hama, Ia Punya Sifat Lucu

Yang membuat musang berbeda dari kucing ialah kotorannya yang menurut Evi tidak begitu bau meskipun hewan tersebut adalah omnivora.

Nah, terakhir menurut Evi adalah menjaga si musang agar tidak stres dengan tidak seterusnya menaruh di kandang.

Dampaknya akan buruk bagi si musang itu sendiri karena dia tidak bisa bergerak seperti karakter aslinya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved