Sepekan Jelang Imlek, Pedagang Pernak Pernik Merahkan Kawasan Glodok

Tak lupa atribut bergambar babi yang menjadi shio di tahun ini menjadi pernak pernik yang banyak diburu para pembeli.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Elga Hikari Putra
Pedagang pernak pernik Imlek memerahkan kawasan Glodok, Tamansari, Jakarta Barat, Selasa (29/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMANSARI - Para pedagang pernak pernik Imlek mulai memenuhi kawasan pecinan di Glodok, Tamansari, Jakarta Barat.

Beraneka ragam pernak pernik Imlek berwarna merah mulai dari angpao, gambar tempel, gantungan kunci, pakaian hingga pohon mehwa ‎dijajarkan para pedagang diemperan Jalan Pancoran, Glodok.

Tak lupa atribut bergambar babi yang menjadi shio di tahun ini menjadi pernak pernik yang banyak diburu para pembeli.

Aneka harga yang ditawarkan pun bervariasi mulai dari Rp 10 ribu sampai jutaan rupiah tergantung barang yang dijualnya.

Anton (30), pedagang pernak pernik Imlek di tempat ini mengatakan ‎telah berjualan sejak pertengahan Januari 2019 hingga H-1 Imlek.

"Saya disini dagang cuma menjelang imlek aja sampai hari Senin besok. Mayoritas pedagang disini ya emang pedagang musiman," kata Anton ditemui di lapaknya, Selasa (29/1/2019).

Sementara itu, Devi (25) pengunjung di kawasan Glodok mengatakan tiap tahun memang membeli pernak pernik Imlek di tempat ini.

Hari ini, warga Tambora, Jakarta Barat itu berencana membeli angpao dan stiker bergambar babi untuk dihias di rumahnya menyambut Tahun Baru Imlek.

Sederet Ucapan Selamat Imlek dalam Bahasa Indonesia, Inggris, dan Mandarin

Mengintip Semarak Imlek 2019 di Central Park dan Neo Soho Mall

Sambut Imlek, Deretan Acara Seru Hadir di Mal Ciputra Jakarta dari Barongsai Hingga Piggy Show

"Memang sudah tiap tahun kalau mau Imlek belanja pernak perniknya disini karena harganya murah dan barangnya banyak," katanya.

‎Banyaknya pembeli yang berjalan kaki sambil melihat pernak pernik Imlek membuat arus lalu lintas di lokasi menjadi tersendat.

Sebab, selain para pedagang yang berjualan di jalan, hal itu ditambah dengan ‎kendaraan yang parkir di bahu jalan.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved