Banyak Jentik di Rumah Mewah Kebon Jeruk, Camat Minta ART Dilibatkan jadi Jumantik Mandiri

Menurut Abdullah, masih ditemukannya jentik nyamuk di rumah mewah lantaran pemilik belum mempunyai kesadaran akan pentingnya gerakan PSN.

Banyak Jentik di Rumah Mewah Kebon Jeruk, Camat Minta ART Dilibatkan jadi Jumantik Mandiri
TribunJakarta.com/Novian Ardiansyah
Camat Kebon Jeruk Abdullah saat ditemui TribunJakarta.com, Kamis (31/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Novian Ardiansyah

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBON JERUK - Camat Kebon Jeruk Abdullah menyatakan banyak kediaman di perumahan mewah yang ditemukan terdapat jentik-jentik nyamuk saat dilakukan gerebek pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

Abdullah mencontohkan, jentik nyamuk ditemukan di pot-pot tanaman yang ada di pekarangan rumah mewah.

"Tapi memang real estate yang kita temukan banyak jentik nyamuk. Bayangkan kalau satu rumah itu bisa jadi 50 jentik nyamuk dia akan berkembang terus," kata Abdullah.

Menurut Abdullah, masih ditemukannya jentik nyamuk di rumah mewah lantaran pemilik belum mempunyai kesadaran akan pentingnya gerakan PSN.

Bahkan, Abdullah mengatakan, masih banyak sebagian besar warga di kediaman mewah yang meminta wilayahnya dilakukan fogging ketimbang PSN.

"Sebenarnya, fogging itu bukan solusi. Kalau kita PSN itu kita sudah mematikan langsung jentik-jentiknya, memutus rantai perkembangbiakan nyamuk," ujar Abdullah.

Untuk memberantas nyamuk di rumah mewah, kata Abdullah, pihaknya akan melakukan edukasi dan pelatihan terhadap asisten rumah tangga menjadi juru pemantau jentik (jumantik) mandiri.

Hal itu mengingat sibuknya pemilik rumah mewah yang kebanyakan tidak mempunyai waktu luang di rumah guna melakukan PSN.

"Saya berikan penyadaran bahwa kita harus memberantas nyamuk dari jentiknya. Nanti para ART atau pembantu bisa dilatih untuk menjadi jumantik mandiri. Saya juga minta RTnya hadir dalam setiap gerakan PSN," tutur Abdullah.

Abdullah mengatakan, saat ini Kecamatan Kebon Jeruk menempati posisi kelima dalam urutan kasus demam berdarah dengue (DBD) tertinggi dari delapan kecamatan di Jakarta Barat.

Penulis: Novian Ardiansyah
Editor: Erlina Fury Santika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved