MUI Jabar Berikan Sertifikat Halal ke 350 Pelaku Industri Kecil dan Menegah

MUI Jabar melalui Disdagin Provinsi Jawa Barat memberikan sertifikat halal kepada 350 pelaku IKM

MUI Jabar Berikan Sertifikat Halal ke 350 Pelaku Industri Kecil dan Menegah
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMAPUTRA
Penyerahan sertifikat halal ke pelaku Industri Kecil dan Menengah di Balaikota Depok, Kamis (31/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Provinsi Jawa Barat memberikan sertifikat halal kepada 350 pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM).

Kepala Disdagin Provinsi Jawa Barat Arifin Soedjayana mengatakan sertifikat halal bertujuan untuk memberi rasa aman kepada masyarakat dalam memilih produk dan meningkatkan daya saing.

"Untuk memfasilitasi IKM dalam melengkapi aspek legalitas dalam perkembangan usaha. Dengan adanya sertifikat ini dapat meningkatkan daya saing produk, karena sudah sesuai standarisasi dan sertifikasi," kata Arifin di Balaikota Depok, Kamis (31/1/2019).

Ketua Bidang Ekonomi Halal MUI Jawa Barat, Mustafa Jamaludin menjelaskan sertifikat halal setelah MUI mengecek izin usaha, kegiatan usaha yang dilakukan.

Proses produksi, bahan baku, pengepakan, sampai ke pengiriman barang yang keseluruhannya dilakukan secara syariat agama Islam.

"Setelah kita teliti dari masing-masing item sudah halal, maka kita lihat tempat, proses, cara, pengemasan hingga pendistribusian. Yang pertama terhindar dari najis dan membahayakan bagi kehidupan manusia," ujar Mustafa.

Serikat halal yang didapat berlaku selama dua tahun, namun dalam waktu enam bulan pelaku usaha wajib melapor bila ada perubahan dalam proses produksi.

Mustafa menuturkan butuh 29 hari kerja hingga sertifikat halal rampung, cepat atau lambatnya waktu ditentukan dari kelengkapan saat pelaku mengurus.

“Proses pembuatan sertifikat halal butuh waktu 29 hari kerja. Cepat atau lambatnya tergantung dari kelengkapan syarat yang dipenuhi si pelaku usaha," tuturnya.

Ditemui di tempat yang sama, Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna berharap pemberian sertifikat halal yang diikuti pelaku usaha se-Jabar itu dapat memacu semangat pengusaha.

Intip Tarif Paket Wisata Halal ke Negara Bersejarah Islam dari Belasan Hingga Puluhan Juta Rupiah

Ingin Merasakan Wisata Halal ke Luar Negeri? Ini yang Akan Anda Dapatkan Selama Perjalanan

Seperti Arifin, dia berharap pemberian sertifikat halal bisa membuat masyarakat beralih lebih banyak membeli produk dalam negeri.

"Kita bisa banyak belajar dengan daerah-daerah lain yang sudah punya brand agar maju juga seperti mereka. Alhamdulilah ini sudah ada sertifikat halal. Di Depok sampai dengan 2018 ada 210 UMKM," ucap Pradi.

Penulis: Bima Putra
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved