Putusan MA Disoal: Buni Yani Tak Kunjung Dieksekusi, Jaminan Istri dan Sikap Kejari Depok

Terpidana kasus ujaran kebencian Buni Yani menyambangi Masjid Al Barkah, Tebet, Jakarta Selatan.

Putusan MA Disoal: Buni Yani Tak Kunjung Dieksekusi, Jaminan Istri dan Sikap Kejari Depok
WARTA KOTA/RANGGA BASKORO
TERPIDANA kasus ujaran kebencian Buni Yani menyambangi Masjid Al Barkah, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (1/2/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM- Terpidana ujaran kebencian Buni Yani tidak terlihat batang hidungnya di rumahnya di Perumahan Kalibaru Permai, Blok B2/15, Cilodong, Depok.

Sejatinya, hari ini, Jumat (1/2/2018) dia akan dieksekusi Kejaksaan Negeri Depok. Eksekusi tersebut karena kasusnya telah berkekuatan hukum tetap (inchraht).

Berikut adalah rangkuman terkait perkembangan kasus Buni Yani:

1. Istri jamin tidak kabur

Mimin Rukmini, mengatakan suaminya, Buni Yani tak bakal melarikan diri dari panggilan eksekusi yang dilayangkan Kejaksaan Negeri Depok setelah kasasinya ditolak oleh Mahkamah Agung.

Meski menyebut tak bakal melarikan diri, Mimin memastikan Buni sekarang tak berada di kediamannya, Perumahan Kalibaru Permai, Blok B2/15, Cilodong, Depok.

Perihal kebenaran bahwa Buni menunaikan salat Jumat di Masjid Al-Barokah, Tebet, Jakarta Selatan, Mimin tak membenarkan atau membantahnya.

"Yang jelas bapak itu tidak akan melarikan diri dari tanggungjawab. Mas kan udah tahu. Saya juga, saya tidak usah kasih tahulah," kata Mimin di Cilodong, Depok, Jumat (1/2/2019).

Berulang kali ditanya di mana keberadaan Buni, Mimin tak merinci keberadaan dan kapan suaminya bakal memenuhi panggilan eksekusi.

Dia meminta wartawan sabar menanti penjelasan pria yang divonis penjara 1 tahun 6 bulan atas pasal 32 ayat 1 junto Pasal 48 ayat 1 UU RI nomor 11 tahun 2008.

Halaman
1234
Penulis: erik sinaga
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved