Belum Ada Upaya Kekeluargaan, Pelaku Pemukulan Petugas Jumantik Masih Mendekap Dibalik Jeruji

Akibatnya, tiga korban Felicia, 38, Djayanti, 38, dan Nur Azizah, 40, mengalami luka memar dibagian wajahnya dan lengannya.

Belum Ada Upaya Kekeluargaan, Pelaku Pemukulan Petugas Jumantik Masih Mendekap Dibalik Jeruji
TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Satu petugas jumantik yang dipukul warga di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (1/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, JAGAKARSA - Tiga perempuan petugas Juru Pemantau Jentik (jumantik) Kelurahan Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, jadi korban penganiayaan oleh warganya sendiri.

Akibatnya, tiga korban Felicia, 38, Djayanti, 38, dan Nur Azizah, 40, mengalami luka memar dibagian wajahnya dan lengannya.

Sebelumnya diberitakan, pemukulan terjadi ketika para korban mendatangani kediaman pelaku Marwan Sangaji (39) di Jalan Haji Ali RT 08/05, Lenteng Agung, pada Jumat (1/2/2019).

Karena alasan privasi, pelaku pun menolak kehadiran korban dan langsung menghakimi tiga petugas jumantik tersebut secara membabi buta.

Kanit Reskrim Polsek Jagakarta Iptu Sigit menuturkan, pihaknya langsung meringkus pelaku di kediamannya, usai mendapat laporan dari para korbannya.

Dipukuli Warga, 3 Petugas Jumantik Diberikan Perawatan Intensif oleh Puskesmas Kecamatan Jagakarsa

"Pelaku langsung kami ringkus di kediamannya, usai korban membuat laporan di Polsek Jagakarsa," kata Sigit kepada TribunJakarta.com, Minggu (3/2/2019).

Sigit menjelaskan, saat ini pelaku masih mendekap dibalik jeruji besi ruang tahanan Polsek Jagakarsa akibat perbuatannya.

Menurut Sigit, belum ada upaya penyelesaian masalah tersebut secara kekeluargaan baik dari pihak keluarga pelaku maupun korban.

(Video) Sekcam Jagakarsa Sambangi Rumah Petugas Jumantik yang Dipukuli Warga

"Belum ya belum ada upaya penyelesaian masalah secara kekeluargaan, kami tetap menjalankan SOP dan prosedur, melakukan penahanan terhadap pelaku," kata Sigit.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved