Breaking News:

500 Lilin di Kelenteng Hok Lay Kiong Mulai Dinyalakan

"Tahun ini ada sekitar 500 Lilin yang datang dari umat, tahun lalu itu ada sekitar 350 Lilin, ada peningkatan jumlahnya," kata Roni.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Perayaan Imlek di Kelenteng Hok Lay Kiong Bekasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Sebanyak 500 Lilin di Kelenteng Hok Lay Kiong mulai dinyalakan warga keturunan Tionghoa di Kota Bekasi.

Perayaan malam tahun baru Imlek 2570 di kelenteng tersebut berlangsung meriah.

Ketua Yayasan Pancaran Tri Dharma Roni Hermawan mengatakan, pada perayaan Imlek tahun ini, jumlah Lilin yang dihadirkan umat Tionghoa jauh lebih banyak dibanding hari tahun lalu.

"Tahun ini ada sekitar 500 Lilin yang datang dari umat, tahun lalu itu ada sekitar 350 Lilin, ada peningkatan jumlahnya," kata Roni, Senin, (4/2/2019).

Roni menambahkan, peningkatan jumlah Lilin kata Roni, cukup beralasan.

Tahun ini, warga keturunan Tionghoa merasakan adanya penurunan ekonomi dan berharap dengan pemberian Lilin yang dibakar saat tahun baru Imlek ini dapat memperbaiki perekonomian di tahun baru.

"Ya memang jumlah lilin tahun ini meningkat. Lilin ini maknanya sebagai penerangan, simbol penerangan di tahun yang baru. Harapannya biar semua urusan diperlancar, termasuk urusan usaha mereka dalam mencari rezeki. Berharap pergantian tahun baru jadi lebih baik," ungkapnya.

Adapun harga dan ukuran lilin bervariasi, untuk lilin lokal mulai dari 50 kati hingga 1000 kati dengan harga Rp 900.000 sampai Rp 18.000.000.

Untuk lilin super 10 kati sampai 200 kati dengan harga Rp 250.000 hingga Rp 5.000.000.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved