Polisi Gelar Razia di Jalan Otista, Pengendara Lawan Arus Menghindari Petugas

Pengendara nekat melawan arus untuk menghindari petugas yang telah berjaga di sekitar simpang lampu merah dekat Sekolah Tinggi Ilmu Statistika (STIS).

Polisi Gelar Razia di Jalan Otista, Pengendara Lawan Arus Menghindari Petugas
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Sejumlah pengendara sepeda motor nekat putar balik dan melawan arah untuk menghindari petugas kepolisian yang sedang menggalr razia di Jalan Otista Raya, Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (4/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Sejumlah pengendara nekat melawan arus saat petugas kepolisian dari Satgas lawan arus dan penindak pelanggaran jalur busway Polres Metro Jakarta Timur kembali menggelar razia di Jalan Otista Raya, Jatinegara, Jakarta Timur.

Mereka nekat melawan arus untuk menghindari petugas yang telah berjaga di sekitar simpang lampu merah dekat Sekolah Tinggi Ilmu Statistika (STIS).

Razia ini sendiri digelar oleh pihak kepolisian mulai pukul 07.30 WIB sampai 09.00 WIB.

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Timur AKBP Sutimin, mengatakan pihaknya sengaja kembali menggelar razia lantaran jumlah penerobos jalur busway di wilayah tersebut, khususnya saat jam sibuk cukup tinggi.

"Selama empat hari ini sudah ada lebih dari 1.000 pelanggar yang menerobos jalur busway dan paling tinggi di Jalan Otista Raya dan DI Panjaitan," ucapnya kepada awak media, Senin (4/2/2019).

Dikatakan Sutimin, tindakan tegas dilakukan oleh pihaknya untuk memberikan efek jera kepada para pengendara.

"Para pengendara yang melanggar kami tindak tegas untuk memberikan efek jera kepada mereka," ujarnya saat ditemui awak media.

Ia pun mengimbau kepada para pengenadara untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan berhati-hati dalam berkendara.

"Kami imbau kepada para pengendara agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, jangan masuk ke jalur busway. Apalagi sampai melawan arus karena dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain," kata Sutimin.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Erlina Fury Santika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved