Kapolresta Depok: Pintu Kaca Pecah di Pengadilan Negeri Depok Bukan karena Dirusak

"Hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi tidak ditemukan batu atau alat yang merusak kaca. Dugaan sementara pecah sendiri," kata Didik.

Kapolresta Depok: Pintu Kaca Pecah di Pengadilan Negeri Depok Bukan karena Dirusak
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Mobil patroli Polsek Sukmajaya di Pengadilan Negeri Depok, Selasa (5/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CILODONG - Pintu kaca Pengadilan Negeri Depok yang pecah pada Selasa (5/2/2019) sekira pukul 00.30 WIB dipastikan pecah bukan karena dirusak, polisi masih dan aparat terus mendatangi lokasi.

Hingga pukul 21.57 WIB satu mobil patroli Polsek Sukmajaya berpatroli di sekitar Pengadilan Negeri Depok yang terletak kawasan perkantoran Grand Depok City, Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong.

"Barusan ada polisi datang lagi, patroli dari Polsek Sukmajaya. Memang dari pagi banyak polisi, kalau pas pagi itu olah TKP karena pintu kaca pecah. Katanya patroli biasa," kata Syamsudin, satu petugas keamanan PN Depok, Selasa (5/2/2019).

Selain polisi, Syamsudin menuturkan Babinsa Kelurahan Kalimulya turut mendatangi Pengadilan Negeri Depok guna memastikan kronologis pecahnya pintu kaca.

Baik Bhabinkantibmas dan Babinsa datang menemui Zamilatul, rekan seprofesinya yang bertugas saat insiden terjadi dan diperiksa jadi saksi oleh penyidik Satreskrim Polresta Depok.

"Sebelumnya Babinsa sama Bhabinkantibmas Kelurahan juga datang. Nanya kronologis kejadian pas pintu kaca pecah. Teman saya yang jadi saksi juga ditanya-tanya," ujarnya.

Kepada aparat yang datang silih berganti, Zamilatul menjelaskan bahwa tak ada lemparan batu atau orang tak dikenal saat kaca setebal satu sentimeter itu pecah.

Pasalnya saat kejadian dia sedang duduk di Pos Keamanan yang letaknya hanya sekitar 15 meter dari pintu kaca yang mengarah Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

"Saya ditanya kronologis pas kejadian, waktu itu memang saya yang jaga. Saya jelasin kalau enggak ada lemparan batu atau orang mencurigakan. Selain saya, petugas keamanan DPRD juga diperiksa," ucap Zamilatul.

Babinsa dan Bhabinkantibmas Kelurahan Kalimulya di Pengadilan Negeri Depok, Selasa (5/2/2019)
Babinsa dan Bhabinkantibmas Kelurahan Kalimulya di Pengadilan Negeri Depok, Selasa (5/2/2019) (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)
Halaman
12
Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved