Pedagang Burung Pipit Ikut Kebagian Berkah Imlek

"Kalau hari biasa Rp 2.500 dua ekor, tapi pas Imlek ini jadi Rp 1.500 per ekor karena memang harga dari pedagangnya sudah naik," kata Sam

Pedagang Burung Pipit Ikut Kebagian Berkah Imlek
TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Pedagang burung pipit tengah melayani burung yang dijualnya kepada masyarakat Tionghoa di Wihara Dharma Bakti, Glodok, Tamansari, Jakarta Barat, Selasa (5/2/2019). 

Sebab, di tahun lalu, sejak siang hari saat Imlek seluruh dagangannya telah habis terjual.

Namun, ia tetap optimistis seluruh burung pipitnya itu akan habis dibeli para masyarakat Tionghoa ‎yang merayakan Imlek di Wihara ini.

"Agak menurun memang karena tahun lalu jam segini sudah habis semua, tapi ini sekarang masih sisa," katanya.

Hal senada disampaikan Yadi (47) yang juga berjualan burung pipit di depan Wihara Dharma Bakti.

Hari ini, ia telah menjual sekitar 2.000 burung pipit untuk dilepaskan kembali oleh masyarakat Tionghoa yang datang ke tempat itu.

"Minimal yang beli Rp 50 ribu, saya kasih 33 ekor. Banyak juga yang beli Rp 100-150 ribu, namanya lagi Imlek kan orang belinya lebih banyak dibanding hari biasa," katanya.

Theresa (38) warga Tionghoa yang membeli burung pipit untuk dilepaskan kembali ke alam bebas mengatakan tradisi ‎itu memang sudah ada sejak lama.

"Ya memang sudah menjadi tradisi. Sepengetahuan saya‎ maknanya untuk menjaga kesinambungan alam karena kan burung itu hidupnya di alam bebas bukan disangkar," katanya.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved