Senjata Canggih Rusia Terkini, Bisa Bikin Musuh Alami Halusinasi, Begini Faktanya

Dua kapal perang Rusia dilaporkan telah mendapat senjata yang selama pengujian, memberikan efek negatif kepada beberapa subyek.

Senjata Canggih Rusia Terkini, Bisa Bikin Musuh Alami Halusinasi, Begini Faktanya
indiaexpress
ILUSTRASI - Kapal perang Rusia melepaskan rudal dari Laut Kaspia 

TRIBUNJAKARTA.COM - Dua kapal perang Rusia dilaporkan telah mendapat senjata yang selama pengujian, memberikan efek negatif kepada beberapa subyek.

Media lokal RIA Novosti dikutip Newsweek Senin (4/2/2019) memberitakan, pabrikan senjata sudah mulai memasok angkatan laut perangkat "gangguan optik visual" bernama Filin 5P-42.

Ruselectornics sebagai pengembang Filin menyatakan, senjata yang berarti Burung Hantu Elang itu dibuat untuk menyilaukan dan melumpuhkan lawan. MSN News melaporkan, senjata itu sudah mulai dipasang di kapal perang Admiral Gorshkov dan Admiral Kasatonov.

Filin menembakkan sinar seperti strobo. Jika terkena lawan, maka mereka tidak akan bisa melihat kapal Rusia. Filin juga bisa digunakan untuk menekan tekknologi inframerah, laser, atau rudal anti-tank dari jarak sekitar 5 km.

Selama uji coba, relawan yang mencoba mengancurkan target berisi Filin dengan senapan runduk (sniper) maupun senapan mesin mengalami kesulitan dalam membidik.

Sekitar 45 persen subyek penelitian mengaku merasakan pusing, mual, muntah, hingga kebingungan. Sementara 20 persen mengaku mendapat halusinasi.

"Subyek merasa seperti ada bola cahaya berlari di hadapan mereka," demikian laporan RIA Novosti yang menambahkan, pengembang mengklaim lawan sempat buta sesaat.

Kabar senjata itu muncul di tengah tensi tinggi antara Kremlin dengan Amerika Serikat (AS) menyusul pembahasan isu perjanjian nuklir era Perang Dingin.

Rusia memutuskan menangguhkan berpartisipasi dalam Perjanjian Nuklir Jarak Menengah (INF) yang ditandatangani pada 1987 antara AS dengan Uni Soviet. Pernyataan Moskwa berselang sehari setelah Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengumumkan pemerintahan Donald Trump menangguhkan partisipasi di INF.

President Rusia Vladimir Putin
President Rusia Vladimir Putin (Kompas.com/Reuters)

Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan negaranya bakal meneruskan pengembangan rudal berkemampuan nuklir, termasuk senjata supersonik

Propaganda Rusia

Calon presiden urut 01, Joko Widodo atau Jokowi menyebut tim sukses Prabowo-Sandiaga menggunakan gaya politik “propaganda Rusia”.

Halaman
1234
Editor: ade mayasanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved