Breaking News:

1.308 Kartu Indonesia Sehat Didistribusikan ke Wilayah Jakarta Utara

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Utara, Elisa Adam menyebutkan Kartu Indonesia Sehat akan didistribusikan langsung oleh Sudin Sosial Jakarta Utara

Penulis: Afriyani Garnis | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Afriyani Garnis
Rapat koordinasi persiapan pelaksanaan pendistribusian KIS PBI APBN di Ruang Rapat Bersama Lantai 10, Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Rabu (6/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Afriyani Garnis 

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Sebanyak 1.308 Kartu Indonesia Sehat (KIS) Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBN akan disalurkan ke wilayah Jakarta Utara.

Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Jakarta Utara, Wawan Budi Rohman mengatakan, pendistribusian KIS sebagai upaya pemerintah untuk mencapai Universal Health Coverage (UHC) atau cakupan kesehatan menyeluruh bagi seluruh penduduk.

"Seluruh warga mendapatkan pelayanan kesehatan yang dicover BPJS Kesehatan dengan cara mandiri atau dibiayai pemerintah. Ada 1.308 sisa kartu PBI APBN yang akan segera didistribusikan ke 31 kelurahan melalui Sudin Sosial Jakarta Utara dengan mengerahkan tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK)," jelas Wawan di Ruang Rapat Bersama Lantai 10, Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Rabu (6/2/2019).

Proses pendistribusian 1.308 KIS PBI APBN akan berlangsung hingga akhir Februari 2019.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Utara, Elisa Adam menyebutkan Kartu Indonesia Sehat akan didistribusikan langsung oleh Sudin Sosial Jakarta Utara.

"Hari ini, kita akan serah terimakan kartu yang sudah dicetak berikut perjanjian kerjasamanya dengan Sudin Sosial Jakarta Utara yang akan mendistribusikan kartu tersebut langsung ke penerimanya," kata Elisa Adam.

Rizky Darmawan Terharu dan Senang Atas Persembahan Gol Marko Simic ke Gawang Home United

Hingga kini, jumlah penduduk di wilayah Jakarta Utara yang terdaftar dalam program JKN KIS mencapai 1.779.508 jiwa.

Ia pun mengingatkan, jika mendapatkan informasi tenaga kesejahteraan sosial kecamatan yang kedapatan sudah pindah domisili, meninggal dunia bahkan sampai tidak sesuai identitasnya, makan diharapkan kartu segera dikembalikan ke BPJS Kesehatan.

"Jika dilapangan, tenaga kesejahteraan sosial kecamatan mendapatkan informasi bahwa penerima kartu sudah pindah domisili, meninggal dunia, tidak sesuai identitas dan sebagainya segera catat dan kembalikan kartu tersebut ke BPJS Kesehatan," jelasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved