Pilpres 2019

Fadli Zon Dituding Caci Kiai Lewat Puisi, Gus Nadir: Mungkin Dia Harus Lebih Berpuasa

Intelektual muda NU, Gus Nadir, menyoroti puisi Fadli Zon lewat kata-kata sederhana tapi menghujam. Mengaitkan puisi, dengan puas dan puasa.

Fadli Zon Dituding Caci Kiai Lewat Puisi, Gus Nadir: Mungkin Dia Harus Lebih Berpuasa
TribunJakarta/Dionisius Arya Bima Suci
Fadli Zon saat ditenui awak media di Rutan Cipinang, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (30/1/2019 

Puisi Doa yang Ditukar diunggah Fadli Zon di akun twiternya @fadlizon pada Senin (4/2/2019).

DOA YANG DITUKAR

doa sakral
seenaknya kau begal
disulam tambal
tak punya moral
agama diobral

doa sakral
kenapa kau tukar
direvisi sang bandar
dibisiki kacung makelar
skenario berantakan bubar
pertunjukan dagelan vulgar

doa yang ditukar 
bukan doa otentik
produk rezim intrik
penuh cara-cara licik
kau penguasa tengik

Ya Allah
dengarlah doa-doa kami
dari hati pasrah berserah
memohon pertolonganMu
kuatkanlah para pejuang istiqomah
di jalan amanah

Fadli Zon Zon, Bogor, 3 Feb 2019

Gus Nadir, dosen tetap di fakultas hukum di universitas di Australia, menyinggung puisi Fadli Zon.

Dengan bahasa sederhana, ia mengupas korelasi apa itu puas, puasa dan puisi.

Ada pesan moral dalam cuitan Gus Nadir menanggapi puisi Fadli Zon di akun Twitternya @na_dirs pada Rabu (6/2/2019).

Halaman
1234
Penulis: yogi gustaman
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved