Pemkot Bekasi Segera Cetak 130 Ribu Blanko Kartu Identitas Anak

Pemerintah Kota Bekasi segera melakukan pencetakan blanko Kartu Identitas Anak (KIA) sebanyak 130 ribu keping.

Pemkot Bekasi Segera Cetak 130 Ribu Blanko Kartu Identitas Anak
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Petugas Disdukcapil Kota Bekasi saat menunjukkan Kartu Identitas Anak (KIA). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Pemerintah Kota Bekasi segera melakukan pencetakan blanko Kartu Identitas Anak (KIA) sebanyak 130 ribu keping.

Hal itu dilakukan menyusul tingginya antusias warga untuk melakukan pembuatan KIA.

Sekertaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Jamus Rasidi mengatakan proses pencetakan 130 keping telah memasuki tahap lelang dan ditargetkan proses tersebut dapat rampung bulan ini agar ketersediaan blanko dapat terpenuhi.

"Ini sedang kita kejar (pencetakan balnko), kemarin sudah masuk ke Unit Layanan Pengadaaan (ULP), mudah-mudah proses ini cepat rampung,' kata Jamus saat dikonfirmasi, Rabu, (6/2/2019).

Sebelumnya, Disdukcapil menyiapkan sebanyak 10 ribu keping blanko KIA. Namun jumlah tersebut kurang lanraran antusias warga yang mengajukan pembuatan kartu tersebut cukup tinggi.

Hal itu didasari lantaran sebelumnya, pasca diluncurkan pada Desember 2018, pemkot berencana menerapkan KIA sebagai syarat daftar sekolah tahun ajaran 2019/2020.

Namun rencana itu dibatalkan, kendati demikian, permintaan pembuatan KIA masih terus meningkat. Untuk mengantisipasi kekurangan blanko, pemkot melakukan peminjaman sebanyak 30 ribu keping ke Pemkota Depok, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Bekasi.

"Nanti dari 130 pencetakan baru itu kita akan alokasikan juga untuk mengganti blanko yang kita pinjam," jelas dia.

Pengadaan blanko KIA, kata Jamus, tidak sama dengan pengadaan blanko KTP elektronik.

Untuk blanko KIA pemerintah daerah diberikan kewenangan penuh untuk melakukan pencetakan sendiri.

"Kalau KTP-el itukan diadakan oleh pemerintah pusat, beda sama KIA kita yang lakukan pencetakan dan pengadaan," jelas dia.

Subsidi Trans Patriot Mencapai Rp 5 Miliar, Pemkot Kota Bekasi Dorong Pengelola Mampu Mandiri

500 Lilin di Kelenteng Hok Lay Kiong Bekasi Akan Terus Menyala Sampai Perayaan Cap Go Meh

Diapun menegaskan, dalam waktu dekat ini, Pemkot Bekasi belum menjadikan KIA sebagai syarat apapun. Namun, pembuatan KIA tetap sangat penting untuk dokumen adminitrasi anak.

"Ini belum jadi syarat apapun, tapi KIA sangat penting untuk kelengkapan dokumen adminitrasi kependudukan khusus anak," ungkap Jamus.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved