Pilpres 2019

Kabar Anggaran Bocor Rp 500 Triliun: Prabowo Ditantang Jokowi, Mardani Ali Sera Bereaksi

Prabowo menyebut setidaknya ada kebocoran anggaran akibat penambahan besaran jumlah alokasi dana sekitar Rp500 triliun per tahun. Jokowi bereaksi.

Kabar Anggaran Bocor Rp 500 Triliun: Prabowo Ditantang Jokowi, Mardani Ali Sera Bereaksi
Kompas Image
Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menaiki kuda di kediaman Prabowo di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Senin (31/10/2016). 

"Adalah infrastruktur yang menggunakan pola utang membawa manfaat bagi rakyat jangka pendek dan jangka panjang? Adakah pola impor membawa petani diuntungkan? Pak Prabowo akan fokus apa manfaatnya pada rakyat," ujar Mardani Ali Sera.

BPN Nilai Tak Perlu Buat Laporan

Andre Rosiade
Andre Rosiade (Tribunnews.com/Chaerul Umam)

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade mengatakan tantangan Jokowi kepada Prabowo Subianto melaporkan ke KPK bila ada kebocoran APBN, tidaklah tepat. Menurutnya, bukti adanya kebocoran APBN tidak perlu dengan membuat laporan.

"Lah bagaimana sih, ngapain nyuruh bikin laporan, itu kan sering ada Operasi Tangkap Tangan (OTT) itu buktinya kebocoran APBN. Ngapain lapor itu OTT banyak," kata Andre saat dihubungi, Kamis, (7/2/2019).

Andre mengatakan banyaknya korupsi yang diungkap KPK membuktikan bahwa masih banyak adanya kebocoran APBN. Karena yang dikorupsi oleh kepala daerah adalah anggaran, baik itu APBN maupun APBD.

"Memangnya duit yang mereka korupsi itu, uang apa? APBN kan. Memangnya proyek yang mereka mark up uang apa, APBN kan. Nah itu aja buktinya," katanya.

Menurut Andre permintaan Jokowi kepada Prabowo untuk melaporkan ke KPK adanya kebocoran APBN, hanya upaya untuk menghindar. Seharusnya Jokowi meresapi pernyataan Prabowo bukan malah menghindar dengan berbagai alasan.

"Harusnya resapi partai mana yang kepala daerahnya banyak berurusan dengan KPK. Pak Jokowi lupa atau pura pura lupa sih," pungkasnya.

Dianggap Psy War

Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto sedang melakukan psywar (Psychological Warfare) atau biasa disebut perang urat syaraf saat menyebut kebocoran anggaran akibat penambahan besaran jumlah alokasi dana (mark up) sekitar Rp 500 triliun per tahun.

Halaman
1234
Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved