Wakil Walikota Jakarta Utara Imbau Warganya Selalu Cek Wadah Penampungan Air

penggunaan abate dari puskemas, menanam rumbuhan lavender dan rajangan serai juga bisa digunakan untuk pemcegahan adanya jentik nyamuk.

Wakil Walikota Jakarta Utara Imbau Warganya Selalu Cek Wadah Penampungan Air
TribunJakarta.com/Afriyani Garnis
Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim bersama Camat Pademangan Mumu Mujtahid berjalan menyambangi rumah warga untuk pantau PSN di RW, Pademangan Barat, Jakarta Utara, Jum'at (8/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Afriyani Garnis 

TRIBUNJAKARTA.COM, PADEMANGAN - Pemerintah Kota Jakarta Utara kembali melakukan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) guna meminimalisir berkembang biaknya nyamuk aedes aegypti yang merupakan jenis nyamuk pembawa virus dengue penyebab penyakit demam berdarah.

Kali ini kegiatan dilakukan di RW 09 Kelurahan Pademangan Barat, Pademangan, Jakarta Utara.

Didampingi Camat Pademangan Mumu Mujtahid, dan Lurah Pademangan Barat Dini Paramita Sapaty, Wakil Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim memantau rumah warga, tempat ibadah dan sekolah.

"Hari ini kegiatan kita sesuai instruksi Gubernur, instruksi Wali Kota setiap hari jum'at ada bersih-bersih rumah ibadah, dan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) sekarang kita berada di Kelurahan Pademangan Barat tepatnya di RW 09," ujar Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim saat ditemui usai memantau PSN di RW 09 Kelurahan Pademangan Barat, Jum'at (8/2/2019).

"Tadi kita sudah kontrol tempat ibadah, masjid, rumah-rumah penduduk, sekarang ada di SDN 01 Pademangan Barat," sambung Ali.

Berdasarkan hadil PSN hari ini, disebutkan Ali ditemukan satu rumah yang ditemukan jentik nyamuk.

Selain itu, di penampungan air SDN 01  juga ditemukan jentik hingga ia memutuskan untuk meleoas ikan cupan kedalamnya.

"Tadi ditemukan satu rumah yang kedapatan ada jentik nyamuknya, kemudian kita menemukan jentik, adanya di tempat penampungan air jadi kita kasih ikan cupang, inshaAllah kalau pakai ikan cupang jentiknya habis," jelas Ali.

Musim Hujan, Jalan Kalimalang Bekasi Rusak Parah

Wali Kota Jakarta Pusat Uji Coba Trotoar Ramah Disabilitas di Jalan KH Wahid Hasyim

Ali pun menjelaskan, penggunaan abate dari puskemas, menanam rumbuhan lavender dan rajangan serai juga bisa digunakan untuk pemcegahan adanya jentik nyamuk.

"Selain menggunakan cupang, pencegahan adanya nyamuk bisa menggunakan abate dari puskesmas, tumbuh-tumbuhan lavender atau bisa menggunakan rajangan dari daun serai," kata Ali.

Ia tetap menghimbau, agar masyarakat bisa mengontrol wadah-wadah yang bisa menampung air agar tidak menjadi tempat jentik nyamuk berkembang biak. 

"Banyak upaya, tapi yang paling penting adalah jaga lingkungan kita jangan sampai kotor dengan tempat -tempat dan wadah yang bisa tertampung air hujan, itu kita bersihkan jangan sampai ada tampungan air yang diluar kontrol kita," himbaunya. 

Penulis: Afriyani Garnis
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved