Breaking News:

Wali Kota: Setiap Kelurahan di Depok Dapat Rp 200 Sampai Rp 300 Juta dari Pemerintah Pusat

Wali Kota Depok M. Idris Abdul Shomad mengatakan jatah yang diterima setiap Kelurahan nanti berkisar antara Rp 200 hingga Rp 300 juta.

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Wali Kota Depok M. Idris Abdul Shomad di Balaikota Depok, Rabu (6/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Meski belum tahu kapan dana kelurahan yang dianggarkan pemerintah pusat tahun 2019 bakal cair, 63 kelurahan dari 11 kecamatan di Kota Depok dipastikan mendapat kucuran dana yang berbeda.

Wali Kota Depok M. Idris Abdul Shomad mengatakan jatah yang diterima setiap kelurahan nanti berkisar antara Rp 200 hingga Rp 300 juta.

"Per Kelurahannya variatif, ada yang Rp 200, ada yang Rp 300 juta. Ketentuannya dari pusat. Depok paling kecil Rp 200 juta an, paling besar Rp 300 juta," kata Idris di Balaikota Depok, Jumat (8/2/2019).

PSI Optimis Kadernya Raih Kursi Parlemen dari Dapil Bekasi

Idris menyebut Pemkot Depok belum dapat memastikan pembagian porsi anggaran untuk infrastruktur dan non infrastruktur karena masih menunggu petunjuk teknis (Juknis) dari Pemerintah Pusat.

Di tahun 2019, Pemkot Depok sendiri menganggarkan Rp 2,7 miliar untuk 63 Kelurahan atau di atas 5 persen dari APBD Kota Depok tahun 2019, yakni Rp 3,39 triliun.

"Pagunya itu Rp 2,7 miliar, karena ada Permendagri, tidak boleh dana tingkat kelurahan di bawah 5 persen. Untuk Juknis dana Kelurahan dari APBN masih menunggu Pemerintah Pusat," tuturnya.

Pernyataan Idris soal besaran dana Kelurahan dari APBN berbeda dengan yang disampaikan Direktur Dana Perimbangan Kementerian Keuangan Putut Hari Satyaka.

Puput mengatakan 91 Kota atau 2.805 Kelurahan mendapat Rp 325,9 juta, 257 Kota atau 4.782 Kelurahan mendapat Rp 370,1, sementara 62 Kota atau 625 Kelurahan mendapat Rp 384 juta.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved