Kabar Artis

Fakta-fakta Mandala Shoji Resmi Ditahan, Serahkan Diri Sebelum Dinyatakan Buron hingga Harapan Istri

Perjalanan karier politik Mandala Abadi Shoji yang pernah tercatat sebagai calon legislatif (caleg) DPR RI dari PAN harus berakhir di dalam penjara.

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Mandala Shoji divonis 3 bulan penjara atas kasus pelanggaran peraturan pemilu. - 

TRIBUNJAKARTA.COM - Mandala Abdi Shoji menyerahkan diri ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (8/2/2019). 

Perjalanan karier politik Mandala Shoji yang pernah tercatat sebagai calon legislatif (caleg) DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN) harus berakhir di dalam penjara.

Ia resmi ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Salemba, Jakarta Pusat usai divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat atas dugaan pelanggaran Pemilu berupa bagi-bagi kupon umrah saat kampanye, Oktober 2018 lalu.

Kompas.com telah merangkum perjalanan kasus Mandala sejak divonis melakukan tindak pidana pelanggaran Pemilu hingga mendekam di penjara.

Vonis Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menyatakan Mandala terbukti melakukan tindak pidana pelanggaran Pemilu dengan membagikan kupon berhadiah umrah dalam bentuk doorprize kepada warga. 

Putusan pengadilan yang dibacakan pada 18 Desember 2018 itu pun memvonis Mandala hukuman tiga bulan penjara dan denda Rp 5 juta subsider satu bulan kurungan.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Jakarta Pusat Halman Muhdar mengatakan, pelanggaran pemilu dilakukan oleh Mandala saat ia bersama caleg DPRD DKI dari PAN, Lucky Andriani melakukan kampanye di Pasar Gembrong Lama, Jakarta Pusat pada 19 Oktober 2018.

"Mandala adalah caleg DPR RI, sementara Lucky adalah caleg DPRD DKI Jakarta. Keduanya diduga membagikan kupon berhadiah umrah kepada masyarakat yang hadir. Kasus itu (dugaan politik uang caleg PAN) ditemukan oleh Bawaslu," kata Halman, 27 Desember 2018.

Hasil Liga Prancis - Olympique Marseille Menang, Mario Balotelli Bikin Gol Lagi

Ramalan Zodiak Sabtu 9 Februari 2019: Virgo Pertahankan Pasangan, Aries Jangan Terlalu Lelah

Banding Mandala merasa keberatan dengan putusan pengadilan, sehingga ia mengajukan banding ke PN Jakpus pada Desember 2018.

Pengacara Mandala, Muhammad Rullyandi mengatakan, kliennya menempuh upaya banding lantaran vonis yang dijatuhkan majelis hukum tidak sesuai dengan fakta.

Halaman
1234
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved