Cegah Berkembanganya Jentik Nyamuk, Warga Papanggo Kerja Bakti Bersihkan Lingkungan

Kegiatan itu dilakukan guna mengantisipasi pertumbuhan jentik nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD).

TribunJakarta.com/Afriyani Garnis
Petugas PPSU membantu membersihkan memgangkut sampah hasil kerja bakti di RW 02 Papanggo, Jakarta Utara, Minggu (10/2/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Afriyani Garnis 

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK -  Warga RW 02 Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara melaksanakan kerja bakti membersihkan lingkungan hari ini, Minggu (10/2/2018).

Kegiatan itu dilakukan guna mengantisipasi pertumbuhan jentik nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD).

Warga secara gotong-royong membersihkan selokan dan potensi tempat mengendapnya sampah di lingkungannya.

Warga RW 02 Papanggo, Jakatlrta Utara kerja bakti membersihkan lingkungan, untuk mengantisipasi berkembangnya jentik nyamuk penyebab penyakit DBD, Minggu (10/2/2019).
Warga RW 02 Papanggo, Jakatlrta Utara kerja bakti membersihkan lingkungan, untuk mengantisipasi berkembangnya jentik nyamuk penyebab penyakit DBD, Minggu (10/2/2019). (TribunJakarta.com/Afriyani Garnis)

Petugas Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) pun turut membantu mengangkut sampah hasil kerja bakti tersebut.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Utara, Suroto mengapresiasi semangat warga kerja bakti membersihkan lingkungan.

Menurutnya, kegiatan rutin seperti ini dapat memperkecil pertumbuhan jentik nyamuk penyebab DBD.

"Kami mengapresiasi tokoh masyarakat dan seluruh warga dan masyarakat khusunya RW 02 Kelurahan papanggo ini dan sekitarnya. Ternyata masih antusias untuk melaksanakan kerja bakti membersihkan lingkungannya, perduli terhadap lingkungannya," kata Suroto saat ditemui di kantor Sekretariat RW 02 Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (10/2/2019).

Suroto menghimbau, agar masyarakat peduli terhadap segala macam penyakit. Tidak hanya mengandalkan pemerintah, namun harus dimulai dari diri masing-masing.

"Lebih khusus kepada ibu-ibu yang lebih banyak berada di rumah. Kalau sehabis masak, misalnya tempayan disimpan rapi agar tidak menjadi tempat berkembangnya jentik nyamuk," jelasnya.

Sementara itu, warga setempat, Abdullah (32) menerangkan, kerja bakti lingkungan selalu dilakukan hampir setiap pekan. Mengingat saat ini sedang marak berkembangnya penyakit DBD.

"Di sini sih kita selalu kerja bakti hampir setiap minggu. Berbondong-bondong dibantu dengan petugas PPSU," kata dia.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved