Slamet Diduga Sering Memukuli Bayinya Hingga Tewas di Tangerang

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Abdul Karim mengatakan kekerasan yang dilakukan Slamet bukanlah yang pertama kali.

Slamet Diduga Sering Memukuli Bayinya Hingga Tewas di Tangerang
TribunJakarta/Ega Alfreda
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Abdul Karim saat menginterogasi Slamet tersangka pembunuhan anak kandungnya sendiri yang berumur empat bulan, Jumat (8/2/2019). 

Sebelumnya telah terjadi kekerasan juga terhadap balita berusia 1,6 tahun bernama Quina Latisa Ramadhani oleh Rosita (28) ibu kandungnya sendiri di Kota Tangerang.

Belum genap sebulan terjadi dua kali pembunuhan anak oleh orang tua kandung pun menjadi antensi Polres Metro Tangerang Kota.

Untuk itu, Abdul pun meminta kerja sama Pemerintahan setempat untuk membina warga Kota Tangerang.

"Tentunya harus peran aktif bukan hanya dari internal keluarga tapi faktor Pemerintah Daerah dalam memberikan penyuluhan untuk pencegahan hal seperti ini tidak terjadi lagi," tutur Abdul.

Bertelanjang Kaki, Atin Keliling Gendong Anaknya Memulung di CFD Sudirman-Thamrin

Luna Maya Foto Bareng Pevita Pearce, Herjunot Ali Beberkan Fakta Sebenarnya dan Singgung Ariel Noah

Atas perbuatannya, pelaku diganjar pasal berlapis yakni Pasal 76 jo Pasal 80 ayat 3 dan ayat 4 UU RI No.35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan Pasal 44 tentang menghilangkan nyawa korban. 

"Adapun ancaman hukuman yaitu mengakibatkan korban mati dipidana penjara paling lama 15 tahun atau denda paling banyak Rp 3 miliar," tegas Abdul.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved