Sudah Teken Kesepakatan, 37 Rumah Sakit Siap Layani Pasien Kartu Sehat NIK Bekasi

Awalnya tahun 2018, ada 37 rumah sakit di Kota Bekasi yang bekerja sama, dan tahun ini menjadi 33 rumah sakit.

Sudah Teken Kesepakatan, 37 Rumah Sakit Siap Layani Pasien Kartu Sehat NIK Bekasi
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
warga saat menunjukkan Kartu Sehat 

Untuk diketahui, per 1 Februari 2019, Kota Bekasi'>Pemerintah Kota Bekasi kembali melakukan evaluasi penggunaan Kartu Sehat (KS) berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) bagi warga Kota Bekasi.

Dalam evaluasi pengunaan KS, warga yang terdaftar secara aktif dalam kepesertaan BPJS Kesehatan tidak bisa menggunakan KS saat berobat ke Rumah Sakit.

Pada November 2018, Pemerintah Kota Bekasi sempat mengubah sistem rujukan pengguna KS-NIK menjadi berjenjang.

Faktor Lingkungan Ternyata Mempengaruhi, Selain Kontrol Diri Terhindar Kegemukan

Pasien tak lagi dapat langsung berobat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi maupun rumah sakit swasta.

Kartu Sehat berbasis NIK diluncurkan pada tahun 2017 sebagai program andalan Kota Bekasi'>Pemerintah Kota Bekasi.

Dalam peluncurannya digelontorkan dana APBD sebesar Rp 90 miliar.

Program tersebut berlaku untuk seluruh warga Kota Bekasi, jaminan layanan kesehatan itu berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Setiap pemegang Kartu Bekasi Sehat mendapat jaminan layanan kesehatan tanpa harus membayar iuran bulanan.

Untuk anggaran Kartu Sehat pada APBD tahun 2018 sebesar Rp 170 miliar.

Namun, nyatanya kurang dan dilakukan penambahan dalam perubahan parsial sebanyak dua kali menjadi Rp 419,7 miliar.

Halaman
123
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved