Gelar Apel Operasi Lintas Jaya, Anies Ingatkan Kendaraan Juga Bisa Jadi Pemindah Nyawa

Anies Baswedan mengingatkan mengenai pentingnya mengontrol kecepatan dalam berkendara di jalan raya

Gelar Apel Operasi Lintas Jaya, Anies Ingatkan Kendaraan Juga Bisa Jadi Pemindah Nyawa
TribunJakarta.com/Pebby Ade Liana
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) mengenakan seragam dishub saat Apel Operasi Lintas Jaya 2019, di IRTI Monas, Senin (11/2/2019). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengingatkan mengenai pentingnya mengontrol kecepatan dalam berkendara di jalan raya. Menurut Anies, tingkat kecepatan merupakan salah satu faktor penting demi menjaga keamanan di jalan.

Hal ini diungkapkan Anies saat menjadi inspektur upacara dalam apel operasi lintas jaya pagi ini, di Lapangan IRTI Monas, Jakarta Pusat, Senin (11/2/2019).

"Dalam urusan berjalan di jalan raya, ada tiga hal yang penting satu keselamatan, dua keselamatan, tiga keselamatan. Tiga-tiganya itulah yang harus menjadi pegangan kita, dan bila kita perhatikan, ketaatan kita menjadi kunci, apalagi kecepatan," kata Anies di IRTI Monas, Senin (11/2/2019).

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan, menggelar operasi lintas jaya tahun 2019 bersama dengan TNI, dan kepolisian untuk meningkatkan pengamanan dalam berkendara.

Menurut Anies, resiko kecelakaan di jalan cukup tinggi, dan itu disebabkan oleh ketidakpatuhan akan kecepatan dan ketertiban lalu lintas lainnya.

Dalam apel tersebut, Anies mengatakan bahwa kendaraan bermotor merupakan sebuah alat yang dipergunakan untuk berpindah diri dari satu lokasi ke lokasi lainnya.

Spider Backhoe, Alat Berat Super Lincah Milik Satgas Darurat Pemkot Depok

Reaksi Kaget Hotman Paris Ditanya Tentang Sosok Natasha Wilona, Ucapan Verrel Bramasta Jadi Sorotan

Namun bila kecepatan dalam berkendara tersebut digunakan secara berlebihan, kendaraan juga bisa dijadikan sebagai alat pemindah nyawa.

"Bila kecepatan yang ditinggikan, ia (kendaraan) akan bisa menjadi alat pemindah nyawa, dari alam dunia ke alam yang lainnya. Karena itu kecepatan menjadi satu isu yang harus kita kelola dengan baik," katanya.

Berdasarkan data yang dimiliki oleh Pemprov DKI Jakarta, Anies menjabarkan bahwa angka kepatuhan yang diperoleh beradasarkan hasil operasi lintas jaya pada tahun 2018 lalu telah meningkat sebesar 8 persen.

Oleh sebab itu, orang nomor satu di Ibu Kota ini berharap bahwa angka kepatuhan di tahun 2019 ini meningkat jauh lebih tinggi daripada peningkatan di tahun 2018. Bahkan harapannya, bisa mencapai 20 persen.

"Resiko kecelakaan di Jalan sangat tinggi, akibat ketidakpatuhan. Dari mulai ketidakpatuhan pada ambang batas Kecepatan, sampai ketidakpatuhan pada rambu-rambu lalu lintas," kata Anies.

"Saya sampaikan kepada semua petugas untuk menjalankan operasi lintas jaya ini dengan tegas, disiplin dan beradab, manusiawi, dan persuasif. Karena ini menyangkut bukan saja ketertiban tapi juga perilaku. itu harapannya dan mudah-mudahan operasinya berjalan dengan sukses," tuturnya.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Mohamad Afkar Sarvika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved