Guru Diduga Aniaya Anak Berkebutuhan Khusus di Bekasi: Bantahan Hingga Ayah Korban Pilih Jalur Hukum

Siswa sekolah dasar (SD) Al-Fajri Bekasi berinisial JMH (11), diduga jadi korban penganiayaan oleh oknum gurunya sendiri. Ini kronologinya.

Guru Diduga Aniaya Anak Berkebutuhan Khusus di Bekasi: Bantahan Hingga Ayah Korban Pilih Jalur Hukum
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BAHTIAR
SD Al-Fajri di Kelurahan Jakasampurna, Bekasi Barat Kota Bekasi, tempat JMH sekolah. 

Saat ia mencoba menanyakan perihal luka lebam yang diderita, JMH mengaku telah dicubit dan dipukul oleh seorang guru berinisial HM yang tidak lain adalah wali kelasnya.

"Pelan-pelan saya tanya ke dia (JMH), kenapa kakinya, terus dia jawan dicubit sama guru, malam itu juga saya langsung bawa dia ke rumah sakit Awal Bros buat visum, hasilnya ada luka bekas benturan benda tumpul," papar Sugih.

Kemudian pada Jumat, (8/2), ia mendatangi sekolah untuk mengklarifikasi perihal pengakuan anaknya.

Saat itu, Sugih bertemu Kepala SD Al-Fajri, Siti Sjahrianti.

Kedatangannya ke sekolah bertujuan untuk mengklarifikasi bahwa apakah anaknya selama ini mengalami masalah dengan wali kelasnya.

"Pada saat itu, pihak sekolah bilang tidak ada sesuatu yang terjadi apa-apa di sekolah, cuma kalau kata bu Ria, pak HM, bicara agak keras sama anak saya menurut teman-temannya, nah dari situ saya mulai kepikir sama pengakuan anak saya, agak nyambung," ungkap Sugih.

2. Penjelasan Sekolah

Kaki JMH yang mengalami luka lebam diduga akibat penganiayaan guru
Kaki JMH yang mengalami luka lebam diduga akibat penganiayaan guru (TribunJakarta/Yusuf Bachtiar)

Kepala SD Al-Fajri Kota Bekasi, Siti Sjahrianti, mengatakan, luka lebam yang diderita JMH (11), siswa kelas III B merupakan luka akibat terjatuh dari tangga.

Berdasarkan keterangan sejumlah temannya, Siti menjelaskan JMH saat itu sedang bercanda dengan temannya, lalu terpeleset ketika menaiki tangga dan pada bagian kakinya membentur anak tangga.

"Jadi posisi dia belum nyaman saat beridi (di tangga), kemudian ada temannya bercanda, lalu dia jatuh, tapi gak sampai jatuh parah, hanya terbentur anak tangga," kata Siti, Selasa (12/2/2019).

Halaman
1234
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved