Cerita Teman Saat Korban Dibacok Kawanan Geng Motor

Nahas, sepeda motor Honda Vario yang dikendarainya kala itu berada di posisi paling belakang sehingga tak berhasil melarikan diri.

Cerita Teman Saat Korban Dibacok Kawanan Geng Motor
TribunJakarta/Elga Hikari Putra
Rekan korban turut dihadirkan sebagai saksi saat rekonstruksi, Kamis (14/2/2019). 

"Pas dibacoknya saya enggak ngeliat. Saya ngeliatnya tuh dia sudah berdarah-darah di punggungnya dan minta tolong. Waktu itu pelaku sudah kabur dan bawa motor korban," katanya.

‎Dandy mengatakan bahwa korban akhirnya tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit. 

"Kami sama sekali enggak kenal sama kelompok pelaku, orang kami baru pulang makan dan mau balik ke rumah, tapi tahu-tahu dijalan kami dihadang," ujarnya.

‎Dalam kasus ini, polisi telah menangkap 14 orang, dimana 6 diantaranya merupakan anak di bawah umur.

Hampir Tiap Tahun Warga Demo Tuntut Perhatian Lebih Akibat Dampak TPA Burangkeng

Kadispora: Lima GOR yang Sudah Direvitalisasi Bakal Diresmikan Gubernur Anies

Para pelaku merupakan gabungan geng motor di wilayah Jakarta Barat yang melakukan kekerasan tersebut‎ untuk mencari eksistensi.

Saat ini, polisi masih memburu tiga pelaku lainnya, dimana salah satunya yakni Madon merupakan pelaku utama yang membacok korban menggunakan gergaji es.

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved