Breaking News:

Pilpres 2019

Di Hadapan Purnawirawan Pejuang Indonesia Raya, Prabowo: Saya Akan Jaga Kekayaan Indonesia

"Jika saya menerima mandat sebagai presiden maka saya tidak akan mengizinkan koruptor-koruptor itu berada dalam pemerintahan Republik Indonesia,"

Editor: Erik Sinaga
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Jelang debat capres 2019, Prabowo Subianto memberikan pernyataan yang kontroversial dalam Pidato Kebangsaan pada Senin (14/1/2019) di JCC. Dalam Pidato Kebangsaan tersebut, dihadiri sejumlah tokoh politik dan pendukung Prabowo Subianto, seperti Susilo Bambang Yudhoyono, Amien Rais, Zulkifli Hasan, Titiek Suharto, dan lainnya. 

TRIBUNJAKARTAA.COM- Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto bertemu dengan ratusan warga Blora dan para purnawirawan TNI/Polri yang tergabung dalam Purnawirawan Pejuang Indonesia Raya (PPIR), Kamis (14/2/2019).

Di hadapan mereka, Prabowo Subianto memaparkan cara untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia khususnya para Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI, Polisi, Jaksa dan Hakim.

"Saya akan menjaga kekayaan bangsa Indonesia, dengan kekayaan itu kita bisa memperbaiki kehidupan bangsa Indonesia semuanya. Kita bisa perbaiki gaji-gaji pegawai negeri, gaji-gaji tentara, polisi, jaksa dan hakim," ujar Prabowo di Blora, Jawa Tengah, seperti dikutip dari siaran pers tim media center pasangan Prabowo-Sandiaga, Kamis (14/2/2019).

Menurut Prabowo Subianto, saat ini sudah banyak kebocoran anggaran negara yang hilang akibat maraknya praktik korupsi di lingkungan pemerintahan.

Akibatnya, pembangunan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia belum dapat terwujud secara baik.

"Jika saya menerima mandat sebagai presiden maka saya tidak akan mengizinkan koruptor-koruptor itu berada dalam pemerintahan Republik Indonesia," tutur dia.

Didit Hediprasetyo Putra Prabowo Subianto Hadiri Pesta Ulang Tahun Paris Hilton, Intip Kemeriahannya

Giliran Kubu Prabowo Subianto Tuding Jokowi Gunakan Konsultan AS

Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu juga menjelaskan, dengan adanya penyelamatan dan pengelolaan sumber kekayaan negara dengan baik, maka kesejahteraan rakyat Indonesia dapat terwujud.

Namun, jika kesejahteraan dan kehidupan rakyat Indonesia serta perangkat pemerintahan telah membaik tetapi masih melakukan praktik korupsi, Prabowo akan memberikan sanksi hukum yang tegas.

"Jika kesejahteraan telah tercipta maka jangan sampai hakim-hakim kita bisa di sogok, tapi kalau masih ada pejabat yang menerima sogokan maka kami akan hukum kau seberat beratnya," kata Prabowo. (Kristian Erdianto)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Prabowo: Jika Jadi Presiden, Saya Tak Izinkan Koruptor Ada di Indonesia

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved