Hasil Bulan Dana PMI DKI Tahun 2018 Capai Rp 19 Miliar
Bulan dana Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta tahun 2018 resmi ditutup. Kegiatan itu berhasil kumpulkan dana Rp 19,8 Miliar.
Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Bulan dana Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta tahun 2018 resmi ditutup.
Setelah tiga bulan digelar, kegiatan tersebut berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 19,8 Miliar.
Hasil pengumpulan itu, diketahui akan dipergunakan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat berupa penanganan korban bencana, pelayanan sosial, hingga pelayanan kemanusiaan.
"Bulan dana Alhamdulillah sudah tuntas di bulan Desember kemarin selama 3 bulan, dan tahun ini kita mencapai angka lebih tinggi daripada tahun sebelumnya," kata Anies Baswedan di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (14/2/2019).
Kegiatan bulan dana PMI, mulai berlangsung sejak tanggal 1 September hingga 32 Desember 2018.
Penutupan kegiatan tersebut dilaksanakan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota pagi ini.
Menurut Ketua PMI DKI Jakarta Muhamad Ali Reza, hasil perolehan bulan dana pada tahun 2018, jauh lebih tinggi 31 persen dibandingkan dengan tahun 2017.
• Wali Kota Jakarta Timur Hari Ini Hadiri Penutupan Bulan Dana PMI di Balai Kota
• HDCI Beri Bantuan Ambulans ke PMI Jakarta Barat
Dimana, pada tahun tersebut perolehan hasil bulan dana hanya mencapai sekitar Rp 15 Miliar.
Adapun urutan wilayah total keseluruhan penyelenggaraan bulan dana tahun 2018 yang mencapai Rp 19 Miliar berdasarkan urutan tertinggi :
1. PMI Jakarta Timur mencapai Rp 7, Miliar
2. PMI Jakarta Selatan mencapai Rp 4, 8 Miliar
3. PMI Jakarta Barat mencapai Rp 3, 8 Miliar
4. PMI Jakarta Utara mencapai Rp 1,7 Miliar
5. PMI Jakarta Pusat mencapai Rp 1,6 Miliar
6. PMI Kepulauan Seribu mencapai Rp 128 Juta.
Melihat peningkatan tersebut, Ali reza merasa bersyukur. Ia pun berharap agar peningkatan ini bisa terus dipertahankan untuk tahun-tahun yang akan datang.
"Yang pasti kita mau peningkatannya (tahun depan) hampir sama. Cuma memang belum diambil keputusan (besarannya) karena masih ada rapat tersendiri lagi untuk peningkatannya," pungkas Ali Reza.