Kurangi Jumlah Janda, Pemerintah Kota Tangerang Akan Bangun Kampung Samawa

Kampung Samawa merupakan bagian dari Program Kampung Kita yang sedang digalakkan oleh Pemkot Tangerang.

Kurangi Jumlah Janda, Pemerintah Kota Tangerang Akan Bangun Kampung Samawa
TribunJakarta.com/EgaAlfreda
Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin (kedua dari kiri) saat memimpin sosialisasi program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK), Kamis (14/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pemerintahan Kota Tangerang berencana menekan angka penceraian yang terjadi di Kota Tangerang.

Untuk menginisiasi gagasan tersebut, Pemkot Tangerang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Pengendalian dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) menggelar acara sosialisasi program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).

Sosialisasi tersebut dihadiri 200 orang tokoh agama dan masyarakat di Ruang Akhlakul Karimah, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.

Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin menegaskan, sosialisasi KKBPK adalah langkah Pemkot Tangerang untuk menekan angka perceraian di Kota Tangerang.

"Kalau masyarakat tahu aturan, etika dan moral bagaimana membangun suatu keluarga yang sejahtera pasti bisa kita tekan," ujar Sachrudin yang ditemui selepas acara, Kamis (14/2/2019).

Lebih jauh, kata Sachrudin, kedepannya akan dibentuk Kampung Samawa yang merupakan bagian dari Program Kampung Kita yang sedang digalakkan oleh Pemkot Tangerang.

"Kampung ini menekankan cara berkeluarga dan bermasyarkat dengan memahami nilai-nilai agama," sambung dia.

Sebab, menurut data Pengadilan Agama Kota Tangerang, sepanjang tahun 2018, terdapat kasus perceraian baik talak maupun gugat sebanyak 3.005 pasangan.

Plt Kepala Dinas P3AP2KB Kota Tangerang Iis Aisyah mengatakan, harapannya terkait pembentukan Kampung Samawa ialah tidak ada lagi kasus KDRT, angka perceraian yang berkurang, dan perbaikan sistem pola asuh anak.

"Pokoknya harus mencakup nilai-nilai beragama, tanggung jawab orang tua terhadap pemenuhan hak anak, ditambah pemerintah yang menyediakan ruang bermain dan membaca," ucap dia.

Iis menambahkan pihaknya akan membangun Kampung Samawa di 26 kelurahan, untuk itu ia meminta kerjasama dari seluruh perwakilan tokoh masyarakat yang hadir.

"Kita ajak masyarakat terlibat, sebagai mitra kita. Mereka menyampaikan maksud dan tujuan program kita ke seluruh warganya dengan begitu InsyaAllah Kampung Samawa bisa terwujud," tukas Iis.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Erlina Fury Santika
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved