Aksi Seorang Pria Banting Motor di Depan Masjid Viral, Diangkat dan Digulingkan dari Tangga

Video yang diduga diambil pada malam hari itu, seorang pria menggulingkan sepeda motor maticnya dari atas tangga pintu masuk masjid.

Tayang:
Instagram
Seorang pria mengamuk banting sepeda motor di depan masjid di Jawa Barat 

TRIBUNJAKARTA.COM - Peristiwa pengendara motor mengamuk sambil banting motor kembali terjadi.

Sebelumnya, seorang pria bernama Adi Saputra asal Tangerang, Banten mengamuk karena sepeda motornya ditilang.

Adi Saputra mengamuk sejadinya sambil memanbing sepeda motor karena tak terima ditilang polisi.

Kini, peristiwa serupa terjadi di wilayah Tasikmalaya, Jawa Barat.

Sebuah video seorang pria banting motor telah beredar di media sosial dan sudah diunggah ulang oleh banyak akun Instagram.

Seperti yang diunggah akun Instagram Infia_fact, terlihat seorang pria tengah dikerubuti jamaah masjid di dekat parkiran.

Video yang diduga diambil pada malam hari itu, seorang pria menggulingkan sepeda motor maticnya dari atas tangga pintu masuk masjid.

Orang-orang yang berada di sekitarnya pun hanya melihat tingkah lakunya.

Pria ngamuk di depan Masjid
Pria ngamuk di depan Masjid (Instagram)

Beberapa kali motornya digulingkan dari tangga hingga menuju area parkiran.

Dalam informasi postingan tersebut, diduga pria tersebut tak terima ditegur oleh petugas masjid yang melarangnya parkir di depan masjid.

"Seorang pria mengamuk di depan masjid dan membanting motornya karena ditegur oleh petugas masjid yang melarangnya parkir di depan masjid. Sebelum membanting, ia sempat mengangkat motornya terlebih dahulu sampai kedepan pintu masjid melewati batas suci." tulis keterangan dalam postingan itu.

Namun, beluim diketahui kapan peristiwa itu terjadi.

Kejadian banting motor itu berlangsung sebuah masjid di Ciawi, Tasikmalaya, Jawa Barat.

Adi Saputra Ditangkap Usai Ngamuk, Ini Pekerjaanya

Seorang pemuda di Tangerang, Banten, mengamuk dan merusak motoryang dipakainya ketika ditilang polisi.

Aksi pemuda yang belakangan diketahui bernama Adi Saputra itu kemudian viral di media sosial, lebih-lebih di Instagram dan Facebook.

Seperti dilaporkan Suar.ID sebelumnya, Adi Saputra ditilang oleh Bripka Oky karena beberapa pelanggaran.

Selain lawan arus, Adi juga tidak mengenakan helm, tak bisa menunjukkan SIM dan bahkan tidak membawa STNK.

Saat hendak ditilang, pemuda kelahiran Lampung itu sebenarnya sempat menghindari petugas.

Namun, ketika akhirnya berhasil ditilang, dia justru melakukan hal di luar nalar.

 

Adi malah merusak motor yang dikendarainya itu.

Dia membanting dan mencopot beberapa part motor sambil marah-marah.

Seorang wanita yang diduga merupakan kekasih remaja tersebut terlihat beberapa kali mencoba menenangkannya.

Lokasi kejadian sendiri terletak di sekitas putaran Pasar Modern Bumi Serpong Damai (BSD), Jalan Letnan Soetopo, Serpong, Tangerang Selatan.

Yang lebih ironis lagi, belakangan diketahui bahwa motor berwarna merah-putih itu ternyata milik sang pacar.

Hal itu diketahui dari jeritan sang pacar di video singkat ini.

Video Adi Saputra saat hancurkan motor karena tak terima ditilang oleh polisi di BSD, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (7/2/2019)
Video Adi Saputra saat hancurkan motor karena tak terima ditilang oleh polisi di BSD, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (7/2/2019) (Facebook)

“Udah yang, jangan yang, itu motor kesayangan aku,” jerit perempuan itu.

Setelah videonya viral, Adi kembali berulah dengan membakar STNK motornya.

Adi melakukan aksinya di belakang gerobak cimol.

Adi membakar STNK dengan menggunakan korek api gas.

Dalama rekaman video, Adi Saputra sempat mengucapkan, "ini nih jika mau STNK-nya", sambil membakar surat tersebut.

Menangis Saat Ditangkap Polisi

Setelah menggegerkan warganet dengan videonya, sekarang Adi harus menerima nasib yang lebih buruk lagi.

Diketahui Adi sekarang berstatus tersangka setelah ditangkap oleh pihak kepolisian.

 

Video dirinya menggunakan baju tahanan berwarna orange tersebar di media sosial.

Berbeda dengan video sebelumnya, saat ditangkap, Adi Saputra tampak hanya menunduk malu di hadapan para wartawan.

Ia mengungkapkan penyesalannya dengan suara lirih.

Adi Saputra (20) meminta maaf atas kepada masyarakat dan kepolisian di Mapolres Tangsel, Jumat (8/2/2019).
Adi Saputra (20) meminta maaf atas kepada masyarakat dan kepolisian di Mapolres Tangsel, Jumat (8/2/2019). (TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir)

Bahkan dirinya berjanji tidak mengulangi perbuatannya tersebut.

Tidak hanya itu, Adi sampai menangis saat mengakui kesalahannya.

Hal ini berbanding terbalik dengan kesangarannya saat merusak motor dan membakar STNK.

Setelah diusut oleh Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan di Polres Tangerang Selatan, ternyata Adi merupakan seorang penjaga kedai kopi di pasar modern BSD.

Karena emosi sesaatnya, Adi jadi tidak bisa berjualan dan harus mendekam di penjara.

Sumber: Tribun Bogor
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved